KAPOLDA JABAR KESAL LIHAT SUNGAI CITARUM KOTOR DAN RUSAK, AKAN TEGAS TINDAK PEMILIK PABRIK YANG NAKAL

215

OPININEWS.COM, BANDUNG — Meskipun program pengerukan Sungai Citarum telah dilakukan oleh Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum, dengan  menghabiskan dana  triiluanan rupiah, juga adanya program proyek Sungai Citarum Bestari juga menghabiskan hingga miliaran rupiah, namun kondisi sungai tersebut masih timbulkan banjir dan kotor di wilayah Kabupaten Bandung.

Tidak hanya itu, kondisi Sungai Citarum masih mengkhawatirkan kotor, bau dan banyak sampah, serta pekat oleh air limbah cair yang dibuang oleh pabrik yang berada di sekitar wilayah, Majalaya, Ciparay, Baleendah serta Dayeuhkolot dan beberapa wilayah lainnya seperti Rancaekek.

Kondisi ini membuat kapolda Jabar, Irjen Pol Bambang Waskito kesal, saat melihat langsung kondisi Sungai Citarum di wilayah  Sualaiman, Margahayu, Kabupaten Bandung, kotor dan berwarna. Kapolda jabar berada di bantaran Sungai Citarum saat mendampingi Gubernur jabar, Ahmad Heryawan, bersama BPLHD Jabar mengelar kegiatan Gebrak Citarum dan sawala Ecovillage, Jumat (4/11/2016).

Sementara kapolda Jabar, melihat kondisi Citarum juga didampingi oleh Wakil Bupati Bandung, Gungun Gunawan, Kapolres Bandung, AKBP Nazly Harahap dan Dandim 0609, Letkol Kav P.L. Ginting.

Kapolda jabar, Irjen Pol Bambang Waskito, kepada OPININEWS.COM, menyatakan, tidak akan main main lakukan penindakan tehadap oknum yang bermain di proyek ini, juga kepada pemilik pabrik yang nakal buang limbah cair dan sampah ke Sungai Citarum.

“Pemilik pabrik buang limbah cair ke Sungai Citarum. Kami akan menindak tegas terhadapnya. Saya berharap, pemilik pabrik ikut menjaga kebersihan, keindahan Sungai Citarum,” tegasnya. ( Saufat Endrawan )