Sekda Berharap Bappeda, OPD dan Rakyat Kabupaten Bandung Sinergis

0
142

OPININEWS.COM, BANDUNGPerencanaan program pembangunan kewilayahan untuk tahun 2018 Kabupaten Bandung akan segera dialaksanakan. Penyampaian usulan harus berbasis spasial dan wajib dilengkapi dengan georeferensi.

Hal ini dikatakan Sekretaris Daerah Kabupaten Bandung, Sofian Nataprawira, MP, saat pembukaan acara Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) tahun 2018, di ruang rapat Bappeda Soreang,  Bandung, Kamis (26/1/2017).

Ditegasakan Sekda, pelaksanaan konsultasi publik tahun 2017 ini,  merupakan tahun ke-3 pelaksanaan RPJMD tahun 2016-2021. Penyampaian usulan harus berbasis spasial dan wajib dilengkapi dengan georeferensi.

“Kali ini Pemkab Bandung melalui Badan Perencanan Pembangunan Daerah (Bappeda) telah melakukan inovasi feature RKPD yang berbasis spasial. Artinya untuk mempercepat proses pembangunan dan pencapaian target pembangunan, harus menyertakan Foto Berkoordinat, ” ucap Sofian.

Untuk mengoptimalkan RKPD sesuai dengan target kata Sofian, selain inovasi sistem, diperlukan adanya konsistensi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk mewujudkan program usulan kewilayahan, yang selanjutnya  akan diakomodir.

“Pemerintah daerah dan rakyat harus konsisten saling membantu, bahu-membahu, menjadi suatu energi kolektif, dalam membentuk kerja sama untuk mendorong keterbukaan serta  memperluas ruang partisipasi, khususnya kebutuhan rakyat” harap Sekda

Dalam konsultasi publik yang melibatkan berbagai unsur kepentingan ini, Sofian berharap akan ada solusi bagi setiap permasalahan yang belum diselesaikan terkait pembangunan di Kabupaten Bandung.

“Saya harap konsultasi publik ini bisa memfasilitasi semua usulan dan memberi solusi untuk permasalahan yang belum terselesaikan, seperti jaminan pendidikan dan kesehatan, perlunya penanggulangan kemiskinan, terbatasnya infrastruktur dasar dan  kurangnya sarana pelayanan publik, juga lainnya,” tegas Sofian.

Sementara itu, Kepala Bappeda Kabupaten Bandung, Ernawan Mustika., kepada opininews,com, di Bandung, berharap pada seluruh pemangku kepentingan, bahwa usulan program untuk RKPD 2018 harus lengkap. Jika menyentuh anggaran, harus berdasarkan kajian , lokasi , kriteria online, harga satuan online dan foto berkoordinast (georeferensi).

“Bagi pengusul, perencanaan program akan lebih transparan, detil dan lengkap, mulai dari kajian anggaran, pengumpulan data,  lokasi (georeferensi) hingga pelaksanaan,” tuturnya.

Ernawan berpesn seluruh pihak yang terlibat bersinergis dengan baik dan ikut berkontribusi dalam menyusun perencanaan demi kemajuan Kabupaten Bandung. Karena majunya Pemerintah kabupaten Bandung, diharapan warga. ( Saufat Endrawan )

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here