Bank Indonesia Prediksi Pertumbuhan Ekonomi Jabar Meningkat

226
(foto/saufat endrawan/opininews.com)

OPININEWS.COM / BANDUNG — Bank Indonesia (BI) memprediksi  pertumbuhan ekonomi Jawa Barat (Jabar)  terus meningkat  pada tahun  2017. Kenaikan ini berkisar  5,5 persen hingga 5,9 persen, diantarannya  factor stabilnya  daya beli masyarakat hingga perbaikan perekonomian dunia.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Jabar Juda  Agung,  mengungkapkan,  konsumsi domestik diprediksi  masih kuat,  karena suku bunga kredit yang turun dan belanja infrastruktur diperkirakan membaik dibandingkan tahun lalu.

“Di samping itu, kenaikan UMK diperkirakan juga akan menstabilkan daya beli di .masyarakat,” ujarnya.

Ditegaskan Juda,  industri pengolahan diperkirakan terdorong oleh meningkatkanya peran Jawa Barat sebagai basis industri otomotif ASEAN serta implementasi MEA yang semakin mendorong transaksi perdagangan di kawasan ASEAN yang merupakan tujuan ekspor utama Jawa Barat.

Sementara itu, Investasi dan lapangan usaha bidang konstruksi diperkirakan akan membaik seiring dengan penyelesaian berbagai proyek infrastruktur strategis, seperti Jalan Tol Cisumdawu, Bandara Internasional Kertajati, LRT Terintegrasi Jabodebek, Tol Bogor Ciawi Sukabumi (Bocimi), serta pembangunan Bandung Intra Urban Toll Road/BIUTR.

Dari sisi eksternal perbaikan perekonomian dunia yang diperkirakan tumbuh 3,4 persen juga diperkirakan akan memberikan dorongan pada ekspor Jawa Barat.

Seperti kata Antara, Selasa (7/3/20-17), pertumbuhan ekonomi Jabar 2016 mencapai 5,6 meningkat sebesar 5,04 persen dari tahun sebelumnya. Hal itu membuat Jawa Barat kembali tumbuh di atas nasional (5,02%) dan kawasan Jawa (5,59%). ( Saufat Endrawan )