Pengurus KONI Kabupaten Bandung dan KONI Kota Pekanbaru Sepakat Hindari Jual Beli Atlet

302
Pengurus Koni Kabupaten Bandung, dan Koni Kota Pekanbaru, Riau, berfoto barsama di depan Sekretariat Koni Kota Pekanbaru, Riau, Jumat (5/5/2017). ( foto/ saufat endrawan/ opininews.com )
Pertemuan Ketua Umum Koni Kabupaten Bandung, Herda M Gani dan Ketua Umum Koni kota Pekanbaru, disaksikan para Sekum dan pengurus koni dari kedua daerah di ruang rapat Koni Pekanbaru, Riau, Jumat (5/5/2017). (foto/saufat endrawan/opininews.com)

OPININEWS.COM / BANDUNG – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Bandung, Jawa Barat dan KONI Kota Pekanbaru, Riau, melakukan kesepakatan tidak melakukan transfer atlet atau jual beli atlet menjelang dilaksanakannya Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) di daerah masing-masing, juga pada saat dilaksanakannya even multy olahraga PON mendatang.

Hal ini terungkap saat pengurus KONI kabupaten Bandung melaksanakan study banding ke Sekretariat KONI Kota Pekanbaru, Kepulauan Riau, di Jalan Arifin Ahmad No.39, Kota Pekanbaru, Riau, Jumat (5/5/2017).

Belasan pengurus yang ikut study banding tersebut dipimpin oleh Ketua Umum KONI Kabupaten Bandung, Herda M Gani. Pengurus KONI Kabupaten Bandung yang ikut diantarannya Sekum, Agus Mulyono, Temy Gantina, Sukiswo, Asep Rusmayadi, serta perwakilan dari Pengcab dan Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bandung.

Ketua Umun KONI Kota Pekanbaru, Amran Tambi, beserta Sekum, Martius, serta beberapa pengurus lainnya yang menerima delegasi dari KONI Kabupaten Bandung, saat delegasi KONI Kabupaten Bandung, lakukan sudy banding. Suasana hangat sangat terlihat, pengurus KONI dari dua daerah ini, memiliki persamaan visi dan misi, dimana demi peningkatan prestasi atlet daerah, maka pembelian atlet atau transfer atlet sudah tidak dibutuhkan lagi.

Ketua Umum KONI Kota Pekanbaru, kepada opininews.com, di Pekanbaru, Jumat (5/5/2017), mengakui, KONI Provinsi Riau dan Kota Pekanbaru, sudah sejak lama mengharamkan adanya jual beli atlet, demi meraih juara umum dalam setiap even multy olahraga digelar. “Silahkan saja jika ada atlet dari luar daerah yang ingin bergabung dengan KONI Pekanbaru. Namun, jika kami membeli atlet dari luar tidak akan pernah dilakukan,” tegasnya.

Hal senada juga ditegaskan Ketua Umum KONI kabupaten Bandung, Herda H Gani, bahwa kabupaten Bandung, sesuai intruksi dari Bupati Bandung, tidak akan melakukan jual beli atlet, demi meraih juara umum pada Porprov Jabar tahun 2018 mendatang di Bogor.

“Sesuai arahan Pak Bupati Dadang M Naser, KONI Kabupaten Bandung, memaksimalkan atlet hasil binaan Pengcab-Pengcab yang ada di Kabupaten Bandung untuk Porprov tahun 2018 mendatang di Bogor,” jelasnya.

Menurut Herda, saat ini banyak atlet binaan Kabupaten Bandung yang masih memperkuat daerah dan provinsi lain. “kami tidak akan pernah membeli mereka atau menstranfer mereka agar kembali bergabung dengan daerah asalnya Kabupaten Bandung. Namun, jika mereka secara pribadi ingin bergabung dengan kami, maka akan kami terima,” kata Herda.

Dijelaskan Herda, dari hasil pertemuan dengan Pengurus KONI Kota Pekanbaru, sepakat KONI Kabupaten Bandung dan KONI Kota Pekanbaru, sepakat untuk tidak melakukan transfer atlet dan jual beli atlet. “Mudah-mudahan hal ini diikuti oleh KONI diseluruh Indonesia,” tegas Herda. ( Saufat Endrawan )