BNN secara mendadak melakukan tes urine terhadap sejumlah Anggota DPRD dan PNS Kota Tasikmalaya

63

OPININEWS.COM/TASIKMALAYA – BNN secara mendadak melakukan tes urine terhadap sejumlah Anggota DPRD dan PNS Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, usai Rapat Paripurna di gedung banggar lantai 2 DPRD Kota Tasikmalaya, Senin (31/7). Namun ada beberapa anggota DPRD yang belum menjalani tes karena tidak hadir.

Tes urin mendadak ini untuk mendeteksi penggunaan narkoba di jajaran DPRD dan Pegawai Negri Sipil (PNS) di lingkungan pemerintahan Kota Tasikmalaya.

Anggota dewan yang sudah hadir lebih awal diminta masuk ke ruang bangar DPRD dan PNS Kota Tasikmalaya untuk penyerahan sampel urine.

Di dalam sudah ada petugas dari Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Tasikmalaya yang langsung melakukan tes deteksi narkoba dengan menggunakan sampel urine, setelah sebelumnya para anggota dewan dan PNS mengisi formilir di bagian pendaftaran.

Jika para anggota dewan dan PNS sedang dalam pengobatan pihak medis, maka obat-obatan yang sedang dikonsumsi harus dicantumkan dalam surat pernyataan.

Menurut Ketua BNN Kota Tasikmalaya Tuteng Budiaman, pihaknya sedang melakasanakan p4gn. Kebetulan kita kordinasi dengan pimpinan DPRD, untuk melakukan program tes urine.

“Kebetulan pada kesempatan ini ada acara paripurana, ya kita adakan tes uirine di sini, “ujarnya.

Sementara dari hasil tes urine ini, pihak BNN Kota Tasikmalaya menyatakan semuanya negatif. Namun sayang ada beberapa anggota DPRD yang tidakahadir dan tidak mengikuti tes urine tersebut.

Salah satu anggota DPRD anggota DPRD Kota Tasikmalaya menyatakan, tes ini seharusnya dilakukan dari dulu.

“Kita menyambut baik dengan adanya kegiatan seperti ini. Kalau ada hasil yang positif, nanti kita akan tindak. Pertama kita akan peringatkan yang kedua kita akan serahkan ke pihak kepolisian,”imbuhnya.

(dikdik)