Dadang Rusdiana: Kita Tidak Bisa Menolak Globalisasi

261
Anggota Komisi X DPR, Dadang Rusdiana diberi penghargaan oleh Kepala Desa Tenjolaya, Ismawanto Soemantri, usai menjadi pembicara dalam seminar Pemuda dan Destinasi Wisata Bandung Selatan di Aula Desa Tenjolaya, Kecamatan Pasir Jambu. (foto/saufat endrawan/www.opininews.com)

Penulis: Saufat Endrawan

OPININEWS.COM  /  BANDUNG — Globalisasi tidak bisa dihindari. Karena berkembangnya globalisasi semakin dahsyat saat era digital, internet telah merambah hingga ketingkat desa.

Hal ini ditegaskan Anggota Komisi X DPR -RI, Dadang Rusdiana saat menjadi narasumber dalam seminar Pemuda dan Pengembangan Destinasi Pariwisata di Desa Tenjolaya, Kecamatan Pasir Jambu, Kabupaten Bandung, Sabtu (20/8/201) pagi.

Tidah hanya Dadang Rusdiana, Sekretaris DPRD Kabupaten Bandung Barat, Asep Wahyu, juga hadir menjadi pembicara dengan pembahasan Pemuda Berencana.

Peserta yang hadir Kepala Desa Tenjolaya, Ismawanto Somantri, Danramil, tokoh masyarakat serta ratusan pemuda dan mahasiswa Universitas Nurtanio (UNNUR) Bandung.

Dengan mudahnya masuk teknologi digital, dan mudahnya masyarakat mengakses internet, maka semua budaya dari luar akan mudah terlihat. Sehingga dengan. Meningkatkan keimanan, ketaqwaan serta bimbingan orang tua anak bisa mengetahui mana yang bisa ditiru dan mana yang tidak diikuti.

Saat ini, lanjut Dadang yang dikenal dengan sebutan Darus, masyarakat lebih tahu hari lahir artis, sejarah budaya negara luar daripada bangsa ini.

Masyarakat jelas Darus, lebih mengenal objek wisata luar dari internet, dari pada mengenal pahlawan negara lain dan wisata negara.

“Dengan kondisi ini, pemuda harus mencintai budaya dan destinasi pariwisata di wilayahnya masing-masing,” tandasnya.

Apalagi, Presiden Jokowidodo telah mencanangkan 20 Juta wisatawan berkunjung ke Indonesia. ( sft )