Kader PKS Patungan Bantu Persib Bayar Denda kepada PSSI

377

Penulis: Ulli Yuly

OPININEWS.COM / BANDUNG – Komisi Disiplin PSSI menjatuhkan sanksi kepada Persib terkait aksi solidaritas bobotoh saat membuat konfigurasi “Save Rohingya’ pada pertandingan melawan Semen Padang di Stadion si Jalak Harupat, Kutawaringin, Kabupaten Bandung, Sabtu (9/9/2017).

Atas aksi tersebut, Persib diganjar denda 50 juta rupiah.

Salah satu anggota Komisi Disiplin PSSI Pusat, Dwi Irianto mengatakan  bahwa sanksi tersebut bukan soal uang semata, karena sifatnya untuk membentuk etika.

Apakah aksi bobotoh tersebut dianggap tidak beretika ?

Dalam otoritas sepak bola dunia yang mengacu pada Law of the Game FIFA menuliskan : pesan atau simbol politik apapun dilarang masuk ke dalam lapangan.

Namun Wakil ketua DPRD Jawa Barat, H. Haris Yuliana,  berpandangan lain. Ia menilai, aksi yang dilakukan bobotoh bukan menyoal urusan politik, tapi merupakan bentuk empati dari sisi kemanusiaan terhadap muslim Rohingya yang menjadi korban dari tindakan biadab yang tidak berprikemanusiaan.

Ia pun dengan tegas mengatakan bahwa PSSI kurang ajar.

Dijelaskan juga, Haris tidak habis fikir atas keputusan sanksi tersebut yang menurutnya menjadi pertanda bahwa orang PSSI tidak punya hati nurani.

“Kalau seperti ini orang PSSI tidak punya hati nurani. Masa bobotoh memiliki kepedulian terhadap sesama malah diberi sanksi. Sungguh tidak masuk akal. Ujar Haris, Jumat (15/9/2017).

Aksi tersebut menurut Haris bukanlah aksi ikut campur atas politik internal Myanmar. Jika demikian, maka bantuan yang diberikan presiden Joko Widodo adalah salah dan dianggap mencampuri urusan negara lain.

Sebagai bentuk apresiasinya kepada bobotoh, Haris juga akan ikut patungan untuk membayar denda kepada PSSI.

“Saya akan patungan juga karena sisi kemanusiaan yang berbicara. Dan saya akan menyerahkannya langsung pada Bobotoh,” kata Haris.

Selain Haris Yuliana, Ketua DPW PKS Jabar, yang juga merupakan Bakal Calon Wakil Gubernur Jabar, Ahmad Syaikhu beserta kader PKS lainnya akan melakukan aksi serupa, yakni patungan koin bersama bobotoh untuk membayar PSSI. ( UYL )