Dishub Kab. Bandung Menoreh berbagai Prestasi Kinerja Baik

240

Penulis: Saufat Endrawan

OPININEWS.COM – BANDUNGĀ – Pada peringatan Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) tahun 2017, Pemerintah Kabupaten Bandung menerima Plakat Penghargaan Wahana Tata Nugraha (WTN) Bidang Lalu Lintas (lalin).

Tidak hanya itu saja, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bandung, telah membuktikan keberhasilan membina Pelajar Pelopor Keselamatan Jalan serta layak Mewakili Provinsi Jabar ke tingkat Nasional.

Keberhasilan pembangungan di Kabupaten Bandung juga sangat dipengaruhi peran transportasi. Atas kiprah dan inovasi insan perhubungan, Bupati Bandung Dadang M.Naser mengapresiasi jajaran Dishub Kabupaten Bandung atas Penghargaan Plakat WTN Bidang Lalin utk Kota Sedang (Kota Kecamatan Soreang).

“Pembangunan di Kabupaten Bandung sangat dipengaruhi peranan transportasi sebagai urat nadi kehidupan politik, ekonomi, sosial, budaya dan kemanan,” ucap Bupati usai upacara peringatan Harhubnas dan Hari Olah raga Nasional (Haornas) ke 34 yang digelar di lapang Upakarti soreang, kepada opininews.com, di Bandung, Selasa (19/9/2017).

Bupati juga mengajak semua pihak, untuk sabilulungan menjalankan aturan berkendara yang baik dan benar demi keselamatan.

“Mari jadikan peringatan Harhubnas ini sebagai tonggak keselamatan, sabilulungan menuju Kabupaten Bandung nol kecelakaan,” imbuhnya.

Selain WTN kata Bupati, diraih juga juara I dan III pelajar pelopor keselamatan tingkat provinsi Jabar dan berhak menjadi wakil untuk tingkat nasional.

“Kita harapkan agar penghargaan yang diraih menjadi motivasi dan kesadaran diri agar lebih tertib dan patuh berlalu lintas, sehingga berkontribusi menekan angka kecelakaan di Kabupaten Bandung, ” harap Dadang.

Pada keaempatan ini, Kepala Dinas Perhubungan Tedi Kusdiana menjelaskan, WTN merupakan penghargaan yang diberikan Kementerian Perhubungan, kepada kota/ Kabupaten yang mampu menata transportasi (lalu lintas maupun angkutannya) dengan baik.

“Penilaian WTN dilakukan atas 4 kategori, yakni kota metropolitan, besar, sedang, dan kota kecil. Selain itu dilihat juga mengenai aspek penataan transportasi yang berkelanjutan, berbasis kepentingan publik dan ramah lingkungan , mendapat pertimbangan terbesar dalam penilaiannya,” tutur Tedi

Dia menerangkan,Kabupaten Bandung telah mendapatkan plakat WTN sebanyak 4 kali, yaitu dimulai pada tahun 2012,2014,2015 dan Tahun 2016 untuk bidang Lalu Lintas, pada penilaian Kategori Kota Sedang.

“Sehingga pada penghargaan WTN Tahun 2016, Dishub kabupaten Bandung mendapatkan penghargaan dari pemerintah provinsi Jabar, setelah konsisten mendapatkan plakat WTN kategori lalu lintas sejak tahun 2012, ditambah hadiah satu unit kendaraan operasional roda empat,” terangnya.

Tedi mendorong terus tim nya, agar plakat penghargaan WTN yang diterima, bisa dijadikan motivasi untuk bisa menjuarai WTN di tahun mendatang, sekaligus pemicu untuk terus memperbaiki pelayanan transportasi kepada masyarakat lebih baik lagi.

“Hadirnya pelayanan transportasi yang prima ini penting. Karena transportasi ini sarana penghubung, yang mendukung berkembangnya kemajuan ekonomi dan sosial kemasyarakatan suatu daerah. Semoga penghargaan ini menjadi motivasi tersendiri untuk lebih baik lagi,” tegas Tedi dihadapan seluruh jajaran Dishub.

Dia mengaku, Selain hal tadi, manajemen angkutan umum dan lalu lintas, serta sosialisasi disiplin masyarakat, juga menjadi hal yang perlu ditindaklanjuti. Karena menurutnya, sebuah sistem akan berhasil jika semua menjalankan peran dan fungsi sesuai porsinya.

“Melalui peringatan HARHUBNAS tahun 2017 kita tingkatkan solidaritas, sinergitas dan kerja bersama dalam wewujudkan transportasi yang handal, berdaya saing dan memberikan nilai tambah,” harap dia. (sft)