Revitalisasi Gorong-Gorong di Pasteur Timbulkan Macet Parah

113

OPININEWS.COM / BANDUNG – Seringnya  terjadi banjir di kawasan Pasteur, Kota Bandung, Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kementetian PUPR) melakukan revitalisasi gorong-gorong di jalan Dr Djunjunan (Pasteur) Kota Bandung, Rabu (4/10/2017). Namun, akibat pembangunan ini menimbulkan kemacetan semakin tak terhindar.

Revitalisasi gorong-gorong tersebut, mengerjakan proyek memperbesar volumen gorong-gorong, supaya mampu menampung dan mangelairkan air agar terhindar banjar bandang.

Seorang petugas pelaksana pengerjaan gorong-goron, Fajrin,  mengatakan, awalnya volume gorong-gorng ini hanya berukuran 2×1, sekarang diperbesar menjadi 4×2, empat meter lebarnya dan dua meter kedalamanya.

“Proyek ini pengerjaan gorong-gorong, dulu kan ukuran gorong-gorong ini kecil, dari ukuran 2×1 sekarang dirubah ke ukuran 4×2,” kata fajrin  disela-sela pengerjaan gorong-gorong, di Jalan Dr Djunjunan, Rabu, (4/10/17).

Fajrin menambahkan, pemerintah pusat melakukan pengerjaan gorong-gorong  ini karena kerap terjadi banjir saat hujan datang, bahkan sempat menelan korban.

“Rencana ini dari pemerintah pusat karena sering terjadi banjir didaerah sini, sehingga diperbesarlah gorong-gorng tersebut,” tambahnya.

Sementara itu kondisi arus lalulintas terlihat macet. Kemacetan terjadi dari arah jembatan layang pasopati hingga tempat pengerjaan gorong-gorong jalan Dr Djunjunan mengarah Tol Pasteur, begitupun arah sebaliknya.(Ifal)