Pasar Tradisional di Kab. Bandung Kurang Tertata

87
Bupati Bandung, H.M. Dadang M Naser.\, SH, S,Ip, M..Ipol (foto/saufat endrawan/opininews.com)

Wartawan: Reza Anugerah Surya Dharma

OPININEWS.COM / BANDUNG – Bupati Bandung, Dadang M Naser, berharap seluruh infrastruktur mulai dari jalan, pasar tradisional, serta objek wisata yang ada di wilayahnya harus mulai tertata.

Karena menyambut akan dibukanya Jalan Tol Soroja, harus disambut dengan penataan infrastriktur. Agar dapat meningkatkan jumlah kehadiran wisatawan ke Kabupatem Bandung.

“Kabupaten Bandung akan menyambut dibukanya Jalan Tol Soroja dengam perbaikan dan penataan infrastruktur,” jelasnya kepada opininews.com.

Namun yang terjadi saat ini,  masalah penataan pasar tradisional dibeberapa wilayah banyak dikekuhkan masyarakat.

Keluhan tersebut diantarannya masih banyaknya sampah di Pasar Banjaran, Soreang, Baleendah dan Sayati serta padar lainnya.

“Akibat menimpuknya sampah, pasar tradisional menjadi kumuh. tidak hanya itu, penataan pasar seperti tidal pernah dilakukan, dari tahun ke tahu ┬ákeberadaan pasar timbulkan kemacetan dan banyaknya konflik internal antara pemilik kios dam PKL. Dimana pejabat pasar daat ini terjadi,” tegas Budiman (45) kepada opininews.com.

Yang kami khawatirlan, banyak para kepala dinas, yah diantarannya kepala dinas yang menangani masalah pasar, selaku memberikan laporan bagus kepada Pak Bupati, namun yang bagus-bagusnya saja. Ini sangat tidal baik,” tandasnya. ( Reza )