Angkot Mogok Beroperasi Siswa Pulang Jalan Kaki Kiloan Meter

41

Wartawan: Saufat Endrawan

OPININEWS.COM / BANDUNG – Puluhan rubu pelajar tingkat sekolah dasar (SD), SMP, hingga SMA harus berjalan kaki menuju rumahnya, dari arah Kabupaten Bandung menuju Kota Bandung,  juga arah sebaliknya, Selasa (10/10/2017).

Mereka harus berjalan kaki kiloan meter, karena tidak ada angkutan kota (Angkot) yang beroperasi.

Siswa di Kabupaten Bandung, yang banyak terlantar berada di sepanjang jalan Raya Soreang – Katapang, Katapang – Sayati hingga Sayati – Kopo.

Siswa haris berjalan kaki, karena angkot yang biasa menarik merela untuk pulang pergi sejak Senin (10/10/2017) pagi mogok.

Aksi supir angkot, dipicu maraknya taxi online beroperasi semakin luas.

Akibatnya, siswa berjalan kaki bergerombol menyusuri perkampungan, jalan raya juga ada yang menyusuri pematang sawah untuk motong jalan.

Seorang Siswa SMPN 1 Katapang, Heny. Kepada opininews.com di Bandung, Selasa (10/10/2017) mengakui, terpaksa haris jalan kaki sejauh 3 KM, dari Katapang menuju Kopo, karena tidal ada angkot.

“Adanya aksi mogok angkot, merugikan para siswa. Harusnya lebih mementinglan kepentingan umum, daripada kepentingan pribadi atau kelompok,” ujarnya. (sft)