Ini Alasan DPP Golkar Memilih Anaknya Irianto, Daniel Muttaqien Daripada Dedi Mulyadi Untuk Pilgub Jabar 2018

1071

Wartawan: Ris
Editor: Saufat Endrawan

OPININEWS.COM / JAKARTA — Semakin jelas, Ketua DPD Golkar Jabar yang juga Bupati Purwakata, Dedi Mulyadi mendapatkan nilai prestasi dibawah Daniel Muttaqien, oleh DPP Partai Golkar.

Buktinya, Anggota Komisi V DPR Daniel Muttaqien, yang resmi dipilih oleh Partai Golkar sebagai Calon Wakil Gubernur Jabar mendampingi Walikota Bandung, Ridwan Kamil, untuk Pilgub Jabar 2018 mendatang

Surat keputusan (SK) pencalonan pasangan Ridwan Kamil – Daniel, menurut Sekretaris Jenderal Partai Golkar Idrus Marham, tinggal menunggu momentum untuk diserahkan.

“SK sudah ditandatangani oleh ketua umum dan oleh sekjen. Artinya sudah resmi, terkait penyerahannya kita akan mengatur pada waktu yang tepat,” kata Idrus Marham di Kantor DPP Golkar, Jakarta, kemarim.

Idrus menjelaskan, keputusan pencalonan Daniel sudah dikomunikasikan dengan Ridwan Kamil. Daniel juga dinilai sebagai sosok tokoh muda.

“DPP Golkar menilai, Daniel Muttaqien adalah seorang kader dari anak muda dan juga punya prestasi ya, punya kerja-kerja politik yang sangat luar biasa,” ujarnya

Dengan ketokohan dan prestasi yang dimiliki Daniel, Idrus yakin yang politikus asal Indramayu ini akan mendapat respons yang baik dari kalangan politisi, masyarakat dan kelompok muda.

“Kami proyeksikan kemenangannya di atas 60 persen,” tutur Idrus.

Dilansir dari laman Wikidpr, Daniel lahir di Indramayu 36 tahun silam. Daniel diketahui sebagai anak dari pasangan Irianto MS Syafiuddin dan Anna Sopahah.

Irianto alias Kang Yance merupakan mantan Bupati Indramayu dan Anna merupakan bupati yang saat ini menjabat.

Duduk di Komisi V DPR, Daniel baru menjejaki kursi parlemen pada periode ini (2014-2019). Saat Pileg 2014, Daniel memperoleh 91.958 suara untuk Daerah Pemilihan Jawa Barat VIII.

Sebelumnya, Daniel pernah menjabat sebagai anggota DPRD Jawa Barat (2009-2014).

Damiel sejak muda aktif di Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI). Daniel juga pernah menjabat sebagai Komisaris Utama di PT Cimanuk Cemerlang dan PT Fajar Primaswara.

Daniel kepada wartawan mengaku siap dengan keputusan yang diberikan partai kepadanya.

“Secara prinsip, kalau sifatnya sebagai kader sikap saya apapun keputusan partai kita siap menjalankannya,” kata Daniel saat dihubungi dua hari lalu.

Ridwan Kamil saat ini telah mendapatkan dukungan dari NasDem, PPP, PKB, dan Golkar.

Sebelum disandingkan dengan Daniel, Ridwan Kamil sudah mendapat pasangan bakal calon wakil gubernur, yakni Bupati Tasikmalaya Uu Ruzhanul Ulum, yang diusung oleh PPP.

Mengenai polemik calon pendamping Ridwan Kamil ini, Sekretaris Jenderal Partai NasDem Johnny G. Plate mengatakan, pihaknya menyerahkan keputusan akhir kepada Emil.

“Terkait Daniel Mutaqien dari Golkar. Bagi Ridwan masih cukup waktu bagi Ridwan Kamil untuk mendiskusikannya dengan partai pendukung dan elemen penting masyarakat Jabar dan akan mengumumkan pada saat yang tepat,” kata Johnny. (Ris)