Siapa Pengganti Gubernur Jabar, Ahmad Heryawan Sudah Bisa Diprediksi

265

Penulis: Calvin G, Eben – Haezer
Editor: Saufat Endrawan

OPININEWS.COM / JAKARTA — Hasil Survey Ridwan Kamil (RK) akan menggantikan posisi Ahmad Heryawan, sebagai Gubernur Jabar. RK akan memenangkan Pilkada di Jawa Barat mengalahkan Deddy Mizwar.

Prediksi ini hasil survey Pilkada Jawa Barat dan Pilpres 2019. Temuan survey disimpulkan oleh Saiful Mujani Research and Counsulting (SMRC) atas temuan dari 27 September – 3 Oktober 2017 lalu.

Kesimpulan itu menyebutkan, dari berbagai simulasi pilihan secara spontan, semi terbuka, hingga tertutup dua nama, elektabilitas Ridwan Kamil konsisten berada di urutan teratas. Dukungan kepadanya berkisar 16,8%-64%, tergantung bentuk pertanyaan, jumlah calon, dan komposisi calon yang bersaing.

“Sampai saat ini, Deddy Mizwar adalah penantang paling kuat Ridwan Kamil,” demikian kesimpulan survey yand diterima Bergelora.com di Jakarta, Kamis (2/11).

Di semua simulasi Deddy Mizwar mendapat dukungan berkisar 3,8%-59,9%. Selisih dukungan Deddy Mizwar dan Ridwan Kamil di semua simulasi berkisar antara 11,3%-19,5%.

“Keunggulan Ridwan Kamil, tersebar di semua partai kecuali Hanura,” terang survey tersebut.

Kemenangan Jokowi 2019

Lembaga ini juga menjelaskan kurang dari dua tahun menjelang pilpres 2019, dukungan politik masih didominasi dua nama yakni Jokowi dan Prabowo. Pasca pilpres 2014, dukungan politik untuk Jokowi cenderung menguat dan sebaliknya, dukungan politik untuk Prabowo cenderung menurun.

“Baik dalam simulasi dukungan spontan maupun head to head, Jokowi sementara ini unggul atas Prabowo,” tegas lembaga itu.

Dalam Kesimpulan Survei Provinsi Jawa Barat ini keunggulan dukungan Jokowi ini tersebar di semua pemilih calon calon gubernur, kecuali di kalangan pemilih Dedi Mulyadi yang lebih mengunggulkan Prabowo.

Di kalangan pemilih partai, keunggulan Jokowi dan Prabowo agak terpolarisasi. Jokowi unggul di kalangan pemilih partai Nasdem, PKB, PDI Perjuangan, dan Golkar. Prabowo unggul di kalangan pemilih PKS, Gerindra, Demokrat, PAN, PPP, dan Hanura.

Di kalangan yang belum menentukan pilihan partai, Jokowi sementara ini unggul. Bila trend sebaran dukungan berdasarkan pilihan calon gubernur dan pilihan partai ini terus berlanjut, maka peluang Jokowi untuk memenangkan pilpres di Jawa Barat 2019 cukup besar.

“Pilpres masih sekitar satu setengah tahun lagi, selain dukungan politik massa itu dinamis, dukungan gubernur terpilih nanti juga dapat mempengaruhi hasil pilpres 2019 di Jawa Barat,” ujar hasil survey tersebut.

Jabar Tentukan Pilres 2019

Dibanding provinsi lain, jumlah pemilih di Jawa Barat adalah yang terbesar. Sekitar 18% pemilih nasional berada di Jawa Barat. Dalam konteks pilpres 2019, posisi Jawa Barat sangat penting. Survei-survei menjelang pilpres 2014 lalu menunjukkan bahwa Prabowo Subianto selalu unggul dan terbukti menang di Jawa Barat. Ini adalah satu-satunya provinsi besar di Jawa yang dimenangkan Prabowo tahun 2014.

Salah satu faktor penting adalah dukungan gubernur kepada calon presiden. Prabowo didukung oleh Gubernur Ahmad Heryawan pada pilpres 2014, dan terbukti menang di sana. Dalam pilpres 2019, calon gubernur mana yang terpilih pada pilkada 2018 dan siapa calon presiden yang dia dukung, akan berpeluang memenangkan pilpres di Jawa Barat. Pemilihan gubernur di Jawa Barat menjadi krusial untuk pilpres 2019. (Calvin G. Eben-Haezer)