BKM Warga Mulya Banjaran Juara Ke- 2 Terbaik BKM Tingkat Nasional

103

Penulis: Saufat Endrawan

OPININEWS.COM / BANDUNG –Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) Warga Mulya Desa Pasirmulya Kecamatan Banjaran, Kabupaten Bandung, terpilih sebagai BKM terbaik ke-2 Tingkat Nasional setelah BKM asal D.I. Yogyakarta.

Penghargaan tersebut diserahkan Kasubdit Perencanaan Teknis Direktorat Pengembangan Kawasan Permukiman Ditjen Cipta Karya Kementerian PUPR RI Ir. R. Didiet Arif Achdiat, M.Si. kepada Koordinator BKM Warga Mulya Nandang Rukmana, S.Pd. dalam Acara Pencanangan Kampung Wisata Wangun dan Penyerahan BKM Award Tingkat Nasional di Desa Pasir Mulya Banjaran, Jum’at (3/11).

Didiet Achdiat memberikan apresiasi yang tinggi kepada BKM Warga Mulya beserta masyarakat atas terwujudnya Kampung Wisata Wangun ini.

“BKM Warga Mulya, masyarakat Desa Pasirmulya juga Pemkab Bandung telah menunjukkan praktek baik dalam pelaksanaan Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) dalam rangka meningkatkan peran masyarakat, memperkuat peran pemerintah daerah serta mendukung percepatan pemenuhan standar pelayanan minimal,” tutur Didiet, kepada opininews.com, di Bandung, Jumat (3/11/2017).

Dia berharap praktek baik tersebut bisa menjadi inspirasi dan memotivasi desa-desa lainnya di Kabupaten Bandung sebagai upaya menuju Kota Layak Huni dan Berkelanjutan.

“Meskipun tidak semua kegiatan bisa diduplikasi atau direplikasi namun ide serta metodenya bisa ditiru,” kata dia.

Sementara itu, Bupati Bandung H. Dadang M. Naser menyebut Kampung Wangun sebagai percontohan atas keterlibatan masyarakat yang membantu pengaplikasian program pemerintah.

“Jangan hanya puas sampai titik ini, pemerintah desa bersama relawan dan masyarakat harus terus berupaya mengembangkan apa yang menjadi keunggulannya sehingga menjadi ciri khas di Kampung Wangun ini,” ucap Dadang.

Indonesia sebagai negara agraris seharusnya tidak mendatangkan produk pangan dari luar. Dengan visi Kabupaten Bandung yang mandiri, lanjut Dadang, pembangunan Bandung 1000 Kampung yang digagasnya bersama jajaran pemerintah dan semua pemangku kepentingan adalah untuk memperkuat ketahanan pangan.

“Mandiri itu adalah bagaimana kita menghasilkan sendiri dan bagaimana kita menghargai hasil karya sendiri, untuk itu Pemkab Bandung terus mendorong wilayah yang memiliki produk ciri khas dan juga menelusuri wilayah mana saja yang belum berkembang keunggulannya sehingga terwujud Kabupaten Bandung 1000 Kampung,” jelas Bupati.

Dalamkesempatan itu Bupati juga menyerahkan Dana Program Penataan Kawasan Kumuh kepada beberapa BKM Kabupaten Bandung dan juga menyematkan Duta Wisata kepada perwakilan warga Kampung Wangun. ( Adv )