Barra Sulthan Penjaga Gawang Terbaik Festival Askap Sabilulungan Cup 1/ 2018

379

Wartawan: Zainal Fasad

Opininews.com / Bandung — Penjaga gawang Rick,s Sayati, Kabupaten Bandung, Barra Sulthan Endrawan (Barra) menjadi penjaga gawang yang tidak pernah gawangnya dibobol oleh lawannya selama digelarnya Festival Sepakbola Sabilulungan Cup 1 yang digelar di Lapangan Jagur, Kecamatan Ciparay, Kabupaten Bandung, tanggal 12-14 Januari 2018.

Kepiawaiannya dalam menjaga gawang, sering membuat lawan frustasil, sehingga tak jarang lawan selalu ingin menjatuhkannya saat terjadi drama di depan gawang Rick’s Sayati.

Selama enam kali bermain, hingga final dilaksanakan, tidak ada satupun gawangnya bisa disentuh bola yang dilesakan oleh lawan.

Setiap tendangan bebas, fenalty dan tendangam sudut, bola yang menuju arah gawang berhasil ditepisnya. Inilah yang membangkitkan rasa kepercayaan bagi pemain satu timnya.

Barra Sulthan Endrawan, siswa kelas V SDN Cingcin 1 Yang berada di Jalan Raya Soreang – Katapang, Kabupaten Bandung ini, bercita-cita ingin menjadi Skuad Tim Nasioanal (Timnas) Indonesia.

“Kecintaanya terhadap sepakbola melebihi kecintaanya bermain Play Statsion (PS). Teknik-teknik bermain selain mengikuti instruksi pelatih di SSB Rick’s Sayati, nanun juga belajar dari teknik pemain terutama gaya penjaga gawang di permainan PS,” kata Barra kepada opininews.com, di Ciparay, Kabupaten Bandung, Minggu (14/01/2017).

Sementara itu Bupati Bandung, Dadang M Naser yang hadir untuk menyerahkan Piala kejuaraan dan menutup kegiatan ini, mengatakan, demi terciptanya pembinaan sepakbola di Kabupaten Bandung, tidak akan mendatangkan pemain asing, namun akan mendatangkan pelatih asing untuk membina pemain muda Kabupaten Bandung.

“Kami akan mengajak Erick Tohir untuk memanfaatkan Stadion si Jalak Harupat untuk pembinaan pemain. Dan akan mendatangkan pelatih asing untuk membina pemain sepak bola asal kabupaten Bandung hingga go Internasional. Bukan mendatangkan pelatih asing dan pemain asing untuk bermain di Indonesia,” tandasnya.”

Jika mendatangkan pemain asing, lanjut Bupati,  sisi pembinaanya tidak ada. Karena yang kita bina adalah pemain sepakbola Kabupaten Bandung, bukan membina pemain asing. ( Zainal )