Pameran Foto dan Video HPN 2018 Genjot Pariwisata Sumbar

181

Wartawan: Eko TW

Editor: Saufat Endrawan

Opininews.com / Padang — Hasil karya foto jurnalistik, mampu mengartikan lebih dari seribu kata, namum juga mampu menggambarkan sebuah kejujuran.

Melalui karya foto dan video, publik dapat mengenal lebih dalam mengenai objek-objek pariwisata dan keberhasilan pembangun di Sumatera Barat.

Hal ini diungkapkan Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Kepala Dinas Pariwisata, Oni Yulfian dalam Pameran Hasil Lomba Foto dan Video pada rangkaian gelaran Hari Pers Nasional, di Museum Adityawarman, Jalan Diponogoro No 10, Kota Padang.

Gubernur Irwan mengatakan seiring dengan perkembangan zaman, karya foto dan video menjadi sektor ekonomi kreatif yang harus terus dikembangkan karena banyak mendatangkan manfaat. Seperti mengangkat sumber daya lokal dan memajukan kepariwisataan

Diungkapkan, objek wisata Mande, yang hanya berjarak 1,5 jam dari Kota Padang, asalnya tidak banyak dikenal orang. Tapi, usai mendapat sentuhan fotografer dan videografer, melalui karyanya yang mempublikasikan keindahan Mande, Mande menjadi terkenal dan banyak dikunjungi wisatawan.

“Demikian juga dengan objek wisata, Seribu Rumah Gadang, yang sudah ada sejak ratusan tahun, menjadi terkenal sejak disentuh karya dari fotografi dan videografi,” ujarnya.

Gubernur Irwan memberikan apresiasi yang tinggi bagi para peserta, juri, dan penyelenggara lomba. Diharapkan lomba ini dapat semakin meningkatkan kreatifitas yang pada gilirannya memajukan pariwisata dan kesejahteraan masyarakat.

35 foto terbaik dipamerkan

Pameran foto dan video diawali dengan penampilan Tari piring dari Sanggar Anak Indonesia. Pameran ini menampilkan sebanyak 35 foto terbaik dari hasil perlombaan yang diikuti sebanyak 203 peserta dengan mengambil tema pariwisata dan infrastruktur.

Ketua Penyelenggara, Darliati mengatakan tujuan digelarnya Pameran Hasil Lomba Foto dan Video dalam satu rangkaian Hari Pers Nasional 2018 adalah untuk memperkenalkan keindahan panorama alam dan seni budaya, untuk memajukan pariwisata, dan untuk memperlihatkan kemajuan infrastruktur di Sumatera Barat.

“Sebagai materi promosi Sumatra Barat di tingkat nasional dan internasional. Juga untuk memberikan kesempatan kepada fotografer dan videografer dalam meningkatkan kreatifitas,” ujarnya.

Perlombaan foto digelar untuk dua kategori yakni kategori wartawan dan umum. Dari 203 peserta, sebanyak tujuh peserta keluar sebagai pemenang.

Adalah Ramadhani pemenang juara satu lomba foto untuk kategori wartawan. Dengan karyanya yang berjudul “Mengenang Perang Karbala.”

Fauzi Arrahman, juara satu untuk kategori umum dengan karyanya yang berjudul “Memasak Rendang.” Bergerak sebagai dewan juri yakni fotografer senior yakni Arbaim Rambe dari kompas dan Nofrim Nafilus dari Penggiat Pariwisata. [jar]

Berikut daftar lengkap pemenang loba:
Juara Kesatu Kategori Wartawan,
Ramadhani dengan karya berjudul Mengenang Perang Karbala. Posisi Runner Up diraih Doddy Wiraseto dengan karya berjudul Jembatan Kuning Penghubung Kota Tua.

Juara kesatu Kategori Umum, Fauzi Arrahman dengan karya berjudul, Memasak Rendang. Posisi Runner Up diraih, Irwansyah denga karya berjudul Jembatan Akar Bayang.Untuk lomba video, juara satu diraih Fait Arighi dengan karya berjudul Megical Minangkabau. Posisi Runner Up masing-masing diraih Kiasmagra dan Primasta Genta Sati.

Pemenang mendapatkan hadiah berupa trofi, piagam penghargaan dan hadiah uang tunai berjumlah Rp 60 juta. ( Eko TW )