Koni Kabupaten Bandung Terancam Batal Ikut Defile Kontingen pada Porda Jabar 2018

528
Ketua KONI Kabupaten Bandung, Herda M Gani, paparkan kebutuhan anggaran pada Ekspose Anggaran Koni Kabupaten Bandung 2018, dihadapan TAPD dan Kapala Dispora Kab. Bandung, di Sekretariat KONI Kab. Bandung, di Soreang Kabupaten Bandung,Rabu (14/3/2018). ( foto/ saufat endrawan/ www.opininews.com )

Wartawan: Saufat Endrawan

Opininews.com / Bandung – Laporan keungan KONI Kabupaten Bandung dinilai transparan dan detail serta terinci dan bisa dipertanggungjawabkan, hal ini  terungkap dalam ekpose hibah KONI Kabupaten Bandung,  dihadapan kepala dinas serta Sekretaris Dinas Pemuda Olahraga (Dispora) dan Bagian Hukum Kabupaten Bandung, di Aula Sekretariat KONI Kabupaten Bandung,  Soreang, Bandung (14/3/2018).

Pernyataan ini diungkapkan Kadis Dispora Kabupaten Bandung,  Slamet Mulyana, dihadapan peserta rapat ekpose yang dihadiri oleh pengurus KONI Kabupaten bandung serta para pengurus Pengcab Olahraga.

“Setelah memperhatian pemaparan Ketua KONI Kabupaten Bandung, Herda M Gani, kami menilai bahwa KONI Kabupaten Bandung transparan  terhadap  pengurus KONI  dan pengurus cabor dalam pembahasan anggaran, detail  serta terinci,” kata slamet.

Namun ekspose anggaran KONI Kabupaten Bandung,  yang dipaparkan Ketua KONI Kabupaten Bandung, Herda M Gani,   dari kebutuhan anggaran KONI Kabupaten Bandung 2018, dari sekitar Rp 15 Miliar yang diajukan , TAPD hanya merealisasikan sekitar Rp 10 Miliar. Artinya, KONI Kabupaten Bandung, akan mengalami kesulitan anggaran dalam menghadapi persiapan Porda tahun 2018 ini.

“Jika  minimnya anggaran maka konsekuensinya, pengurus KONI kabupaten Bandung, akan membuat surat kepada Pengurus besar Porda Jabar, tidak akan memberangkatkan kontingenya ikut defile, saat pembukaan Porda di kabupaten Bogor mendatang,” tegas Herda.

Untuk mengikuti defile pada pembukaan dan penutupan Porda Jabar 2018, jelas Herda dibutuhkan ratusan paket perlengkapan pakaian dan sepatu. “Mau bagaimana nanti pendapat dari kontingen Porda se Jabar, jika Kabupaten Bandung yang dinilai daerah besar, dengan komplitnya SOR yang berstandar internasional, namun saat defile pakainnya tak seragam dan berbeda beda. lebih baik KONI tidak ikut sertakan kontingen Kabupaten Bandung dalm defile nanti,” ungkap Herda

Mendapat keluhan ini, Slamet, berjanji akan menyampaikan hal ini kepada pihak TAPD. “Intinya, KONI tetap fokus terhadap persiapan Porda yang telah dilakukan, mudah-mudahan akan ada perubahan dan jangan sampai defile tidak ikut, karena menyangkut nama baik Kabupaten Bandung,” tegasnya.

Karena Dispora, lanjut Slamet akan mendukung program KONI Kabupaten melakukan pembinaan olahraga prestasi, demi nama baik Kabupaten Bandung. ( saufat )