Reses Wakil Ketua I DPRD Kab. Bandung Masyarakat Keluhkan Pelayanan Kesehatan dan Sertifikasi Tanah

61
Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Bandung, Hen Hen Asep Suhendar Reses di Desa Sukaresmi, Kecamatan Rancabali, Kabupaten Bandung, Sabtu (12/5/2018). (foto/saufat endrawan/www.opininews.com),

Wartawan:  Saufat Endrawan

 

Opininews.com, Bandung – Masyarakat kabupaten Bandung, terutama warga Desa Sukaresmi, kecamatan Rancabali, Kabupaten Bandung  mengharapkan perhatian dari pemerintah kabupaten Bandung.

Empat harapan masyarakat tersebut, agar mendapatkan fasilitas pembuatan sertifikat gratis, peningkatan pelayanan khususnya pelayanan peserta BPJS di Rumah sakit Soreang, berharap agar diperbolehkan menggunakan lahan PTPN VIII untuk pembangunan Pusat kesahatan Masyarakat dan mendapatkan insentif bagi para guru ngaji.

Hal ini terungkap saat Wakil Ketua I  DPRD Kabupaten Bandung, Hen Hen Asep Suhendar melaksanakan Reses DPRD Kab. Bandung masa sidang III/ 2018 di Desa Sukaresmi, Kecamatan Rancabali, Kabupaten Bandung, Rabu (12/5/2018).

Poiitikus dari PDIP ini mengatakan, aspirasi masyarakat ini sangat baik disampaikan, karena disaat pemerintahan Jokowidodo tengah memudahkan warga miskin membuat sertifikat tanah gratis, namun masih banyak keluahan warga berharap mendapatkan pelayanan gratis saat membuat sertifikat.

“Keluhan masyarakat ini, dapat terbukti program pemerintah pusat kurang disosialisasikan kepada masyarakat desa,” tegasnya kepada www.opininews.com.

Dan permasalahan pelayanan BPJS juga pelayanan Rumah Sakit Soreang terhadap peserta BPJS tidak hanya isapan jempol saja, namun  saat reses keluhan itu benar terjadi.

“Aspirasi masyarakat ini sangat penting kami bahas dalam rapat pimpinan DPRD. Kami juga akan berkoordinasi dengan para pimpinan dan anggota komisi yang menangani bidangnya. Dan akhirnya pemerintah harus tahu bagaimana dilapangan sebenarnya, ternyata keluhan pelayanan terhadap pemerintah masih banyak dan harus diperbaiki,” jelas Hen Hen Asep Suhendar. (saufat)