KPK Periksa Calon Wakil Bupati KBB Maman S Sunjaya

388

Wartawan: Saufat Endrawan

Opininews.com, Jakarta – Penyidik Komosi Pemberantasan Korupsi (KPK), memanggil mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Kaupaten Bandung Barat (KBB),  yang kini terdaftar di KPU KBB menjadi Calon Wakil Bupati, KBB berpasangan dengan Istrinya, Abubakar, Elin, Maman S Sunjaya.

Maman S Sunjaya, dimintai keterangan sebagai saksi terkait kasus suap yang menjerat Bupati Bandung Barat nonaktif Abu Bakar

Penyidik juga memanggil Kadis Kominfotik Ludi Awaludin serta Kasubag Penyusunan Program dan Keuangan Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM (BKPSDM) Ilham Prasetyo.

Ketiga saksi tersebut akan diminta keterangannya, dengan tersangka Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Bandung Barat, drh. Adiyoto.

“Maman S Sunjaya, Ludi Awaludin, dan Ilham Prasetyo diagendakan diperiksa sebagai saksi atas tersangka Adiyoto),” ujar Kabiro Humas KPK Febri Diansyah kepada wartawan, Jumat (18/5/2018).

Selain tiga orang tersebut, Kadis PUPR Anugrah dan Pegawai Honorer Dinas Perikanan dan Peternakan bernama Iwan turut pula dipanggil. Hanya saja, mereka akan diperiksa untuk tersangka lainnya, Abu Bakar.

Abubakar diduga menerima suap Rp 435 juta untuk keperluan kampanye istrinya, Elin Suharliah, yang mengikuti Pilkada Bandung Barat. Uang itu diduga diminta Abu Bakar kepada sejumlah kepala dinas di wilayahnya dalam kurun waktu Januari hingga April 2018.

KPK telah menetapkan Abu Bakar dan dua orang lainnya sebagai tersangka penerima suap, yaitu Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Bandung Barat, Weti Lembanawati dan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Bandung Barat, Adiyoto.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian Kabupaten Bandung Barat Asep Hikayat ditetapkan sebagai tersangka pemberi suap.

KPK sebelumnya pernah memperoleh laporan ada lebih dari lima dinas di Pemkab Bandung Barat yang memberi setoran ke Abu Bakar. Hingga kini KPK masih menelurusi informasi tersebut. ( saufat )