Menciptakan Karakter Anak Disdik Kab. Bandung Gelar Sosialisasi Pendidikan Keluarga

112

Wartawan: Saufat Endrawan

Opininews.com, Bandung — Saat ini banyak anak usia sekolah di Kabupaten Bandung menjad i anak jalanan dan anak berdandan punk untuk mengekpresikan dirinya.

Kondisi ini sangat mengkhawatirkan, karena akan merusak masa depan mereka serta masa depan bangsa.

Salahsatu upaya untuk mengurangi anak seperti ini, maka harus pembinaan anak diperkuat mulai pembinaan dari orang tua hingga guru.

Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bandung sejak 24 – 26 Juli 2018, menyelenggarakan kegiatan sosialisasi pendidikan keluarga, di Graha Arjasari, Kabupaten Bandung.

Kegiatan ini melibatkan sebanyak 175 kepala sekolah TK, SD, SMP, PKBM serta perwakilan komite sekolah se Kabupaten Baandung.

Kegiatan ini dibuka Kepala Bidang PNFI Disdik Kabupaten Bandung, H. Junjunan S IP, MSi.

Ketua panitia penyelenggara Kasi Dikmas dan Kesetaraan Hj. M. Sri Laksmi, kepada, www.opininews.com, di Bandung, Senin (24/7/2018) menuturkan, kegiatan ini diselenggarakan selama tiga hari dengan menghadirkan narasumber dari Direktorat Pendidikan Keluarga, Dinas Pendidikan Jawa Barat.

Ratusan peserta Sosialisasi Pendidikan Keluaraga yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung dipenuhi peserta di Graha Arjasari, Kecamatan Arjasari, Kabupaten Bandung, Selasa (24/7/2018).

Ratusan peserta Sosialisasi Pendidikan Keluaraga yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung dipenuhi peserta di Graha Arjasari, Kecamatan Arjasari, Kabupaten Bandung, Selasa (24/7/2018).

Ia berharap, dengan adanya kegiatan tersebut maka para peserta dapat menyusun rencana tindak lanjut (RTL) tentang perencanaan implementasi program pelibatan keluarga pada penyelenggaraan pendidikan di Kabupaten Bandung.

Salah seorang personil Direktorat Pendidikan Orang Tua, Suradi mengatakan kegiatan bertujuan untuk membentuk karakter anak melalui pendidikan keluarga. Karakternya diharapkan menjadi anak anak yang pintar dan berkarakter melalui sekolah.

“Dengan sosialisasi ini dapat menciptaan karakter anak dengan cepat,” katanya.

Selain itu, melalui pendidikan keluarga dapat disebarluaskan dengan cepat kepada masyarakat. Sehingga karakter anak sesuai dengan karakter bangsa dan karakter orang Timur. ( Saufat )