Agung Yansusan Apakah Layak Jadi Ketua DPRD Kab. Bandung Setelah Mendapat Penghargaan dari Ketua Umum Partai Golkar…?

693

Wartawan: Saufat Endrawan

OPININEWS.COM, Bandung — Tokoh Pemuda, yang tekun mendalami ajaran Islam, H. Agung Yansusan berhasil mengejutkan dunia politik di Kabupaten Bandung. Jawa Barat hingga tingkat nasional.

Politikus muda, Partai Golkar, anak dari Ketua DPRD Kabupaten Bandung, Ir. H. Anang Susanto, M.Si. secara mengejutkan meraih suara terbanyak pada Pileg 2019 lalu.

Pria berjangut ini, mampu mengalahkan suara seniornya dari berbagai Partai Politik, termasuk para seniornya di Partai Golkar.

Agung berhasil meraih suara terbanyak pada Pileg 2019 lalu, dan berhak menduduki kursi anggota DPRD Kabupaten Bandung periode 2019-2024.

Data dari KPU Kabupaten Bandung, Agung, berhasil meraih sebanyak 23.584 suara. Jika ada aturan siapapun yang meraih suara terbanyak berhak menduduki kursi Ketua DPRD Kabupaten Bandung, maka Agung yang berhak menjadi Ketua DPRD Kabupaten Bandung, mengantikan ayah tercintanya, Anang Susanto, yang juga terpilih menjadi anggota DPR RI dari Dapil Jabar 2, Kabupaten Bandung dan Bandung Barat dengan peraih suara terbanyak untuk Caleg DPR RI Partai Golkar.

Kesuksesan Agung, berhasil meraih suara terbanyak dalam Pileg 2019 lalu, Ketua Umun Partai Golkar Pusat Airlangga Hartarto dan Ketua Umum Partai Golkar Profinsi Jawa Barat H. Dedi Mulyad, memberikan piagam penghargaan sebagai salah seorang Caleg Partai Golkar Peraih suara terbanyak se Provinsi Jawa Barat.

Disela-sel kegiatan halal bihalal, di Banjaran, Agung Yansusan, kepada www.opininews.com, mengatakan, piagam penghargaan ini merupakan amanah kepadanya yang harus dijaga.

“Amanah ini bisa saja mrmbuka jalan untuk ke Surga, bisa saja menjadi pintu menuju neraka. Artinya amanah yang diterimanya harus dapat membuat perubahan untuk hal baik dan menuju kesejahteraan masyarakat Kabupatrn Bandung,” tandasnya.

Kita sebagai wakil rakyat, harus membuka mata dan hati terhadap keluhan dan aspirasi rakyat. “Misalnya jika ada warga yang membutuhkan babtuan air bersih maka segeralah bantu untuk mendapatkan air bersih dan jika ada kenapa harus dilama-lamakan. Karena dewan bantu dan tampung aspirasi warga,” ujar Agung.

Agung berharap, dapat bertemu dengan orang-orang baik dan soleh dalam menjalankan tugasnya lima tahun kedepan di DPRD Kabupaten Bandung.

Karena selama ini, lanjut, Agung, ada stigma negatif dari masyarakat bahwa politik itu terkesan kotor. Namun stigma itu harus kita buktikan bahwa stigma ini tidak semuannya benar, karen Nabi Muhamad SAW pun berpolitik.

“Saya akan berusaha menuju ke paradigma baru bahwa politik itu tidak selalu koto,” tegasnya.

Dengan raihan suara terbanyak se Jawa Barat dalam Pileg hingga mencapai 23.584 suara, akankah Politikus muda Partai Golkar Kabupaten Bandung ini akan menduduki kursi DPRD Kabupaten Bandung….?.

Ingin tahu jawabanya, kita tunggu setelah dilantiknya para anggota DPRD Kabupaten Bandung ysng baru terpilih dan hasil keputusan Partai Golkar, siapa yang akan diusung untuk menjadi Ketua DPRD Kabupaten Bandung. ( saufat )