Dispergin Manfaatkan Medsos Untuk Sosialisasikan Program Kerja Kepada Publik

Yayan Suheryan: Disperdagin Ikuti Arahan Bupati Hemat Anggaran Namun Target Kerja Tetap Tercapai

foto

Saufat Endrawan

Drs. H. Yayan Suheryan,.M.Si - Kepala Disperdagin Kabupaten Bandung

Opininews.com, Bandung -- Sesuai arahan Bupati Bandung, Dr. H.M. Dadang Supriatna,.S.Ip,.M.Si. Kantor Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Perdagin) Kabupaten Bandung akan lakukan pengetatan penggunaan anggaran terutama dalam melaksanakan rapat, sosialisasi serta program yang penting tepat sasaran

Hal ini di tegaskan Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kabupaten Bandung, Drs. H. Yayan Suheryan, M.Si. saat di jumpai di ruang kerjanya di Soreang, Kabupaten Bandung, kemarin.

Salahsatu upaya untuk menghemat anggaran namun efektif dan tepat sasaran dLM melaksanakan  program kerja diantaranya sebisa mungkin untuk sosialisasi program kerja menghindari pelaksanaanya di hotel. Karena ada cara yang lebih efektif.

"Sosialisasi program kerja atau sosialisasi kepada para pedagang yang ada di berbagai wilayah, masyarakat juga pelaku UKM, UMKM dan para pelaku industri bisa menggunakan cara dengan memanfaatkan facebook, tiktok, Instagram serta WA serta lainnya. Cara ini akan tepat sasaran juga kapanpun program tersebut dan sosialisasi yang di paparkan dapat di baca, dilihat dan di dengar melalui telepon seluler," ujarnya.

Artinya, lanjutnya, meski dalam keadaan sulit dalam penganggaran buka berarti sosialisasi dan program kerja tidak bisa di sampaikan kepada masyarakat.

"Sesuai arahan Pak Bupati. Fungsi ASN menjadi pelayan publik. Kondisi apapun harus tetap melakukan pelayanan kepada masyarakat," tandasnya.

Tidak hanya itu, Podcast akan menjadi salahsatu cara untuk melakukan sosialisasi dan masukan dari para perwakilan pedagang, UMKM, pelaku industri serta lainnya.

Yayan menjelaskan, Program Kerja Utama Disperdagin Kabupaten Bandung, berdasarkan Rencana Strategis (Renstra) dan Forum Perangkat Daerah terbaru, fokus pada tema "Peningkatan Daya Saing Perdagangan dan Perindustrian melalui Inovasi, Hilirisasi, dan Penguatan Ekosistem Industri Berkelanjutan".

Beberapa program kerja nyata yang sedang dan terus dijalankan diantarannya Digitalisasi Industri Kecil Menengah (IKM): Menyelenggarakan bimbingan teknis adopsi teknologi informasi (TIK) guna memperluas jangkauan pemasaran produk lokal hingga ke pasar global.

Program yang sangat di rasakan dan di harapkan masyarakat diantarannya, menstabilitas pasokan sembako dan Harga Pangan.

Memantau berkala fluktuasi harga kebutuhan pokok di pasar rakyat maupun modern serta menyiapkan program penyeimbang seperti Operasi Pasar Bersubsidi (Opadi).

( Saufat Endrawan )

Editor: Saufat Endrawan

Bagikan melalui
Berita Lainnya