KDS Dirikan Dapur Umum Untuk Korban Banjir

KDS Tinjau Korban Banjir Rancaeekek Memastikan Bantua Sudah ada Atau Belum

foto

Saufat Endrawan

Tak Kenal Lelah KDS Keliling Tinjau Lokasi Banjir Memastikan Rakyatnya Sudah Dapat Bantuan Atau Belum

OPININEWS.COM, Rancaekek -- Tak kenal lelah, Bupati Bandung Dadang Supriatna yang disapa Kang Dadang Supriatna (KDS) turun langsung ke lokasi banjir di Desa Sukamanah, Kecamatan Rancaekek, untuk memantau kondisi warga terdampak sekaligus memastikan kesiapan dapur umum dan tim tanggap darurat yang siaga di lapangan.

KDS  meninjau langsung dapur umum sekaligus memantau kondisi banjir di halaman Desa Sukamanah, Jalan Yasaadi Kecamatan Rancaekek, Rabu (15/4/2026).

Di lokasi banjir KDS ingin memastikan pelayanan bagi warga berjalan optimal. Selain itu, tim kesehatan tetap siaga untuk melayani masyarakat terdampak. Langkah ini menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam respons cepat menangani dampak cuaca ekstrem yang masih berlangsung, sekaligus memastikan kebutuhan dasar warga terpenuhi.

KDS menegaskan kondisi cuaca ekstrem masih berpotensi berlanjut hingga akhir April.

Ia merujuk pada prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang menunjukkan intensitas hujan masih tinggi.

“Saya sudah mengingatkan ASN saat apel pagi bulan April bahwa kondisi ekstrem belum berakhir. BMKG juga memprediksi situasi ini berlangsung hingga akhir April,” ujar KDS kepada www.opininews.com, di Rancaekek, Rabu (15/4/2026) malam.

KDS berharap masyarakat Kabupaten Bandung meningkatkan kewaspadaan, terutama saat hujan turun dengan intensitas tinggi.

Dalam sepekan terakhir, banjir menggenangi 13 kecamatan. Selain itu, angin puting beliung juga melanda sejumlah wilayah.

Lebih lanjut, KDS mengungkapkan hasil survei lapangan menunjukkan kerusakan cukup signifikan.

“Kami mencatat sekitar 65 rumah mengalami kerusakan akibat puting beliung, sehingga perlu segera diperbaiki,” jelasnya

Pemkab Bandung kata KDS menggelar rapat bersama tujuh kecamatan untuk membentuk tim pentahelix.

Tim ini mengintegrasikan peran pemerintah, masyarakat, dunia usaha, akademisi, dan media agar penanganan bencana berjalan lebih efektif. Di sisi lain,

KDS menyampaikan bahwa Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) akan meninjau sejumlah titik rawan. Lokasi seperti Panyadap dan Bojong menjadi prioritas karena sering mengalami jebolnya tanggul sungai.

“Kami terus berkoordinasi dengan BNPB dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat agar penanganan berjalan maksimal dan tepat sasaran,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Desa Sukamanah Dede Rahim mengapresiasi dukungan berbagai pihak.

Ia menilai bantuan relawan dan pemerintah sangat membantu warga dalam menghadapi situasi darurat.

“Kami berterima kasih kepada Bapak Bupati Bandung yang sudah meninjau lokasi banjir di wilayah kami, juga kepada para relawan, pemerintah kabupaten, dan provinsi yang sudah memberikan bantuan. Kami juga terus menyiapkan dapur umum untuk warga,” ujar Dede.

( Saufat Endrawan )

Editor: Saufat Endrawan

Bagikan melalui
Berita Lainnya