Ribuan Korban Banjir di Kabupaten Bandung Mulai Lapar

foto

OPININEWS.COM / BANDUNG – Sedikitnya 1.113 Jiwa Warga Kabupaten Bandung mengungsi di Posko Pengungsian. Data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung, ribuan pengungsi tersebut berasal dari Kecamatan Dayeuhkolot, Baleendah dan Kecamatan Bojongsoang. Mereka tersebar di 16 posko yang didirikan oleh oleh masyarakat juga aparat desa setempat diantaranya di Gor Kelurahan Baleendah, Inkanas, Gudang Tanggo, masjid-masjid serta kantor desa seperti di Desa Dayeuhkolot. Kepala Bidang Kedaluratan BPBD Kabupaten Bandung, Toni Sunarya, kepada opininews.com, di Bandung, Sabtu (4/3//2017) mengatakan. Korban yang mengungsi terdiri dari 310 KK dengan jumlah pengungsi 1.113 Jiwa. Jumlah lansia 46 jiwa, ibu hamil 6 jiwa ibu menyusui 6 jiwa dan warga mulai ada yang sakit. “Bantuan yang diberikan baru sebatas tempat mengungsi, dan bantuan lainnya akan menyusul menunggu arahan pimpinan,” kata dia. Seorang pengungsi yang berada di Inkanas, Mamah (54) warga Baleendah, mengakui sudah lima hari mengungsi baru mendapatkan dua cangkir beras dan satu bungkus mie instan untuk satu keluarga. “Bantuan itu, tidak cukup untuk makan keluarga kami. Terpaksa kami harus mengemis kepada warga lain untuk mendapatkan bantuan makanan sehari-hari, karena kami selalu menahan lapar di posko pengungsian” jelas dia. ( Saufat Endrawan )    

Editor: Administrator

Bagikan melalui
Berita Lainnya
Kepedulian Korban Banjir Lebih di Utamakan KDS Daripada Panggung HUT Kabupaten Bandung Ke-385
KDS Tinjau Korban Banjir Rancaeekek Memastikan Bantua Sudah ada Atau Belum
Enjang Wahyudin Bersama Staff Pertamanan Disperkimtan Pungut Sampah dan Menata Taman di Komplek Pemkab Bandung
Renie Rahayu Fauzi jadi Pemateri Program Kewilayahan di Majalaya
Bapenda Terus Berupaya Tingkatkan PAD Demi Terlaksananya Pembangunan