Angkot Mogok Beroperasi Siswa Pulang Jalan Kaki Kiloan Meter

foto

Wartawan: Saufat Endrawan OPININEWS.COM / BANDUNG - Puluhan rubu pelajar tingkat sekolah dasar (SD), SMP, hingga SMA harus berjalan kaki menuju rumahnya, dari arah Kabupaten Bandung menuju Kota Bandung, juga arah sebaliknya, Selasa (10/10/2017). Mereka harus berjalan kaki kiloan meter, karena tidak ada angkutan kota (Angkot) yang beroperasi. Siswa di Kabupaten Bandung, yang banyak terlantar berada di sepanjang jalan Raya Soreang - Katapang, Katapang - Sayati hingga Sayati - Kopo. Siswa haris berjalan kaki, karena angkot yang biasa menarik merela untuk pulang pergi sejak Senin (10/10/2017) pagi mogok. Aksi supir angkot, dipicu maraknya taxi online beroperasi semakin luas. Akibatnya, siswa berjalan kaki bergerombol menyusuri perkampungan, jalan raya juga ada yang menyusuri pematang sawah untuk motong jalan. Seorang Siswa SMPN 1 Katapang, Heny. Kepada opininews.com di Bandung, Selasa (10/10/2017) mengakui, terpaksa haris jalan kaki sejauh 3 KM, dari Katapang menuju Kopo, karena tidal ada angkot. "Adanya aksi mogok angkot, merugikan para siswa. Harusnya lebih mementinglan kepentingan umum, daripada kepentingan pribadi atau kelompok," ujarnya. (sft)    

Editor: Administrator

Bagikan melalui
Berita Lainnya
Supardian: Pilkades PAW di Kab. Bandung Siap Di Gelar Sesuai Arahan Pak Bupati Kang DS
Renie Rahayu Fauzi jadi Pemateri Program Kewilayahan di Majalaya
Enjang Wahyudin Bersama Staff Pertamanan Disperkimtan Pungut Sampah dan Menata Taman di Komplek Pemkab Bandung
Kepedulian Korban Banjir Lebih di Utamakan KDS Daripada Panggung HUT Kabupaten Bandung Ke-385
Bapenda Terus Berupaya Tingkatkan PAD Demi Terlaksananya Pembangunan