Program GPM Untuk Ringankan Bebas Hidup Warga
Bupati Gelontorkan 120 Ton Beras untuk Program Gerakan Pangan Murah Kepada Warga Kab. Bandung

Saufat Endrawan
Bupati Gelontorkan Beras Sebanyak 120 Ton untuk Program GPM di 31 Kecamatan, Sabtu (30/8/2025)
Opininews.com, Bandung -- Sesuai arahan Bupati Bandung, Dr. H.M. Dadang Suptiayna, S.Ip,.M.Si Pemerintah Kabupaten Bandung menggelar gerakan pangan murah (GPM) di 31 Kecamatan yang ada secara serentak.
Kecamatan yang telah menggelar kegiatan ini diantarannya Kecamatan Soreang, Arjasari, Rancaekek, Banjaran, Pameugpeuk, Paseh, Ibun Cileunyi, Cimeunyan, Cangkuang dan Kecamatan Nagreg serta lainnya.
Kegiatan ini dilaksanakan secara serentak di 31 kecamatan, Sabtu (30/8/2025).
"Gerakan pangan murah ini dilaksanakan secara serentak pula se-Indonesia, yang diinisiasi oleh pemerintah pusat bersama jajaran kementerian," kata Bupati Bandung, Dadang Supriatna kepada www.opininews.com.
Digelar GPM ini, lanjut Dadang Supriatna, guna mensukseskan program strategis nasional Presiden Prabowo Subianto.
"Saya berharap pelaksanaan kegiatan ini tepat sasaran dan terlaksana dengan baik," harap orang nomor satu di Kabupaten Bandung ini.
Dadang Supriatna juga beri arahan untuk mensukseskan kegiatan ini melalui zoom metting kepada Jajaran OPD/Kepala Dinas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bandung, mulai dari Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kawaludin, Kepala Dinas Ketahanan Panga.
Zoom Metting gerakan pangan murBupatiah se-Indoensia yang digelar di Aula Kecamatan Kutawaringin Kabupaten Bandung di ikuti, Dandim 0624/Kabupaten Bandung Letkol Inf Tinton Amin Putra dan jajaran TNI lainnya, perwakilan Kejaksaan Negeri Kabupaten Bandung serta OPD/
Sebanyak 120 ton beras yang didistribusikan kepada masyarakat di 31 kecamatan di Kabupaten Bandung.
Gerakan Pangan Murah ini, tutur Dadang Supriatna, bertujuan meningkatkan ketahanan pangan masyarakat.
"Kami ingin meringankan beban masyarakat dalam pemenuhan kebutuhan pangan, khususnya beras yang dipasarkan Rp 60.000/5 kg di jual dengan harga di bawah pasaran.
( Saufat Endrawan )
Editor: Saufat Endrawan