Program Bunga Desa Cara Kang DS Menjumpai Warganya
Kang DS Gelar Bunga Desa dengan Berbagai Program yang Diberikan kepada Warga

Saufat Endrawan
Program Bunga Desa Cara Kang Mendekatkan Diri dengan Rakyatnya
Penulis: Saufat Endrawan
OPININEW.C0M, PANGALENGAN – Kunci sukses dalam pembangunan suatu daerah, kompaknya antara pemerintah kabupaten, kecamatan hingga pemerintah desa dan rakyatnya. Jila tidak kompak, sebaik apapun pembanngunan yang di lakukan oleh pimpinannya, maka rakyat tak akan melihat dari hal positfnya, namun hal negatif yang di nilainya.
Padahal dalam teori apapun sosok pemimpin tak bisa membuat semua rakyatnya puas.
Dalam kebijakan yang di buat juga keputusan yang diambil akan ada rakyat yang puas dan tidak puas. Karena pimpinan tak bisa membuat semua orang puas. Pasti ada yang suka dan tidak.
Inilah tantangan seorang pemimpin bagaimana membuat suasana kondusif dengan adanya ketidak puasan.
Pemimpin dalam mengambil keputusan dan kebijakan banyak mempertimbangkan hal positif dan negatifnya.
Yang terpenting bagaimana keputusan dan kebijakannya lebih mengedepankan kepentingan masyarakat banyak.
Hal ini nampaknya telah dilakukan, oleh “Pemimpin Aing” Bupati Bandung, Dr. H.M. Dadang Supriattna, S.Ip,.M.Si yang disapa jutaan warganya dengan panggilan “Kang DS”.
Upaya yang dilakukan menghadapi kondisi ini, Kang DS lebih mendekatkan diri dengan masyarakatnya.
Salahsatu kegiatan yang dilakukan untuk mendekatkan diri dengan rakyatnya menggelar “Bunga Desa” Ngamumule Desa.
Kegiatan Bunga Desa yang di gelar di Lapangan Bola di Desa Banjarsari, Kecamatan Pangalengan, Jumat (23/01/2026) hingga Sabtu (24/01/2026) sekaligus memperingati Hari Desa Nasional (Hardesnas) Tahun 2026.
Ada hal yang menarik pada peringatan Hardesnas tingkat Kabupaten Bandung yang diinisiasi oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bandung, Drs. Supardian, MP, saat upacara yang di gelar, mulai dari komandan upacara, pembaca UUD 45 hingga teks Pancasila dengan Inspektur Upacara Bupati Bandung, petugas upacaranya para Kepala Desa.
Dengan di guyur hujan lebat, upacara tetap di laksanakan dengan peserta upacaranya diantaranya 31 Camat dan perangkatnya se Kabupaten Bandung juga para kades dan perangkatnya, parmuka juga masyarakat Kabupaten Bandung.
Supardian akui meski hujan upacara tetap di gelar atas arahan Bupati Bandung, karena upacara serentak di lakukan sesuai arahan Presiden RepubliK Indonesia, Prabowo Subianto.
Upacara mellibatkan para Camat dan Kades, agar semakin mempererat hubungan mereka baik antara kades juga dengan camat.
Melibatkan para kepala desa pada upacara ini. Kata Supardian, untuk berikan motivasi dan semangat. Karena baru terjadi, hanya pada saat Pemerintahan Bupati Bandung yang Bedas, Perangkat upacara melibatkan kepala desa.
Hadir pada kegiatan ini Wakil Bupati, Ali Syakieb, Sekda Kabupaten Bandung, Dr. H. Cakra Amiyana, Kepala Diskominfo Kabupaten Bandung, H. Teguh Purwayadi. S,STP,.M.Si serta para Kepala Dinas lainnya juga Kepala Badan, para Assisten dan Staff Ahli Pemkab Bandung.
Kang DS kepala daerah yang sangat konsentrasi membangun desa. Karena menurutnya, dengan membangun desa, sama membangun Indonesia.
Peradaban Rakyat Indonesian ada di desa. Kegiatan Bunga Desa ini dilakukann Kang DS, untuk menampung aspirasi masyarakat di Desa Banjarsari Kecamatan Pangalengan dan sekitarnya serta menampung kritikan dan saran juga evaluasi terhadap kinerja aparatnya.
Kegiatan Bunga Desa ini jadi daya tarik warga sekitar meski hujan deras tak menghalangi warga untuk hadir, karena di kemas menampilkan hiburan rakyat juga pameran prosuk UMKM dan malam harinya warga di suguhkan pagelaran wayang golek.
Kang DS didampingi istri tercinta Hj. Emma Detty Supriattna, M.Si usai menyaksikan pertunjukan wayang golek, tidak tidur di hotel namun lebih memilih tidur di rumah warga yang kondisinya sangat sederhana. Dengan tujuan. membangkitkan semangat kepada keluarganya.
Ini membuktikan Kang DS sosok yang sederhana dan merakyat.
Pada Hari Sabtu paginya, usai bangun tidur di gelar kegiatan bedah rumah dan senan pagi bedas bersama ratusan warga.
Sebelumnya Bupati dan Istri sertampara OPD, Seluruh Camat dan Kades juga Ketua DPRD Kabupaten Bandung. Hj. Renie Rahayu Fauzi, SH dan Anggota DPRD Kabupaten Bandung Bandung, dari F-PKB menanam pohon dengan nama pohon Satu Pohon Cinta (Sapoci).
Ini upaya Kang DS untuk kembali menghijaukan lahan yang rusak akibat penebangan pohon yang dapat menimbulkan banjir dan longsor.
Sekitar bulan Januari – Februari 2026, Kang DS akan menebar sebanyak 52 juta biji bibit pohon di seluruh wilayah Kabupaten Bandung dengan menggunakan pesawat terbang
. "Sapoci Kades" atau Sepasang Pohon Cinta Kepala Desa sebagai gerakan penghijauan yang dimotori oleh para kepala desa bersama istri dengan menanam sepasang pohon baik di lingkungan kantor maupun rumah masing-masing secara serempak.
Penanaman ini, di harapkan Kang DS dilanjukan para kades dan aparatnya bersama warganya.
Setiap kades bersama pasangan istri menanam pohon sepasang, bukan hanya di tanam di Kecamatan Pangalengan saja, tapi di seluruh wilayah desa se-Kabupaten Bandung.
Kang DS juga menjelaskann KDMP (Koperasi Desa Merah Putih) telah berdiri di 270 desa se-Kabupaten Bandung untuk bisa mensuplai SPPG-SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) yang ada di wilayah kecamatan masing-masing.
Kabupaten Bandung kurang lebih sekitar 400 SPPG yang akan berdiri dan akan melayani untuk warga masyarakat penerima manfaat. Sementara data yang sudah ada dari 375 SPPG yang aktif atau sudah dibangun, yang sudah operasional sekitar 280 SPPG.
Program ini sangat luar biasa. Kang DS serius dengan program ini, seauai arahan Pak Praboowo Subianto. Karena dengan adanya program Makan Bergizi Gratis (MBG) sangat bermanfaat memberikan makanan gizi atau asupan makanan kepada siswa dan siswi terutama TK, SD, SMP, para santri/santriwati, ibu hamil, ibu menyusui dan balita yang diberikan setiap harinya melalui program MBG.
Kang DS akui dengan MBG akan terjadi sirkular ekonomi. Dan mengajak kepada para kepala desa, KDMP-nya segera diurus dan diaktifkan. Sehingga para petani dan pengusaha lokal di desa masing-masing.
Pada upacara tersebut Kang DS juga melantik Pejabat Kepala Desa Bentukan baru hasil pemekaran.
( Saufat Endrawan, S.Sos – Jurnalis, Mantan Wakil Ketua dan PLT Ketua PWI Kabupaten. Bandeung )
Editor: Saufat Endrawan