KDS Tak Ingin Ada Anak Usia Sekolah Menganggur

Asep Kusumah: Bupati dan Disdik Akan "Sulap" Eks Bangunan RSUD Soreang Jadi Gedung SMPN 5 Soreang

foto

Saufat Endrawan

Kepala Dinas Pendidikan H. Asep Kusumah dan Bupati Bandung, H.M. Dadang Supriatna Akan Sulap Eks RSUD Soreang Jadi Bangunan Pusat Pendidikan

OPININEWS.COM, BANDUNG --  Bupati Bandung, Dr. H.M. Dadang Supriatna, S.Ip,.M.Si bersama Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung, H. Asep Kusumah,.S.Sos,.M.Si akan menyulap Eks Bangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Soreang dijadikan  pusat belajar nengajar dintaranya SMPN 5 Soreang.

Dengan cara ini Pemerintah Kabupaten Bandung terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan akses dan kualitas pendidikan bagi masyarakat.

Salah satu upaya yang dilakukan adalah merencanakan pemanfaatan bangunan bekas Rumah Sakit Soreang untuk pengembangan fasilitas pendidikan.

Bangunan tiga lantai yang lebih dari empat tahun terbengkalai ini, yang berada di kawasan Soreang tersebut direncanakan akan difungsikan sebagai fasilitas pendidikan, termasuk untuk pengembangan SMP5 Soreang.

Pemerintah daerah juga menyiapkan pemanfaatan bangunan tersebut untuk kegiatan Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) atau Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM).

Fasilitas tersebut diharapkan dapat mendukung penyelenggaraan pendidikan formal maupun nonformal, termasuk pelatihan keterampilan dan kewirausahaan bagi masyarakat.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung, Asep Kusumah, didampingi staf dinas terkait, tokoh masyarakat dan masyarakat sekitar serta pihak kecamatan telah kerja bhakti untuk bersihkan bangunan tersebut dan pada Kamis (15/10/2026) sore bersama jajaranya telah meninju kembali kondisi bangunan yang sudah terbangkalai tersebut untuk di renovasi dan di perbaiki agar pada tahun 2027 mendatang sudah bisa di gunakan untuk belajar mengajar bagi bagi siswa SMPN 5 yang kini masih menumpang di SDN Cibiru.

"Saat ini kegiatan belajar mengajar guru dan siswa SMP 5 Soreang masih menempati gedung SDN Cibiru. Terdapat sekitar 126 siswa yang masih belaja masihr menempati SDN Cibiru. Sementara kapasitas dan kebutuhan ruang belajar ke depan masih perlu disesuaikan dengan perkembangan jumlah peserta didik. Upaya pengembangan fasilitas pendidikan ini juga sejalan dengan komitmen Pemerintah Kabupaten Bandung untuk mengurangi angka anak tidak sekolah. Dalam rapat koordinasi beberapa waktu lalu, Pemkab Bandung mendapat apresiasi dari DPRD dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat atas upaya mengembalikan anak-anak yang sebelumnya tidak bersekolah dapat kembali mengenyam pendidikan," tegas Asep kepada ww.opininewa.com, di Soreang, kemarin.

Asep menegaskan pendidikan merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan dukungan pemerintah, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan.

Melalui berbagai kebijakan dan perencanaan pembangunan fasilitas pendidikan tersebut, Pemerintah Kabupaten Bandung berharap semakin banyak anak memperoleh kesempatan belajar yang layak.

Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari upaya mewujudkan visi Indonesia Emas 2045, dengan memastikan generasi muda mendapatkan akses pendidikan dan keterampilan sebagai bekal menghadapi masa depan.

Komitmen tersebut sejalan dengan semangat “Pendidikan di Kabupaten Bandung: Semua Harus Sekolah. 

( Saufat Endrawan )

Editor: Saufat Endrawan

Bagikan melalui
Berita Lainnya