Jajang Rohana: Pemerintah dan Kepsek Jangan membebankan Ortu yang ingin menyekolahkan anaknya

foto

Penulis: Saufat Endrawan OPININEWS.COM / BANDUNG - Jutaan orang tua di Kabupaten Bandung saat ini banyak yang mengorbankan harta bendanya, mulai dari perhiasan dan tanah hanya menyekolahkan anaknya untuk melanjutkan sekolah di jenjang lebih tinggi. Malahan sejak awal bulan Juli 2017 ini, para orang tua berbondong-bondong menjual emasnya ke toko emas dan mengadaikan harta bendanya seperti motor, alat elektronik dan perhiasan ke kantor pegadaian. "Saya sangat bangga melihat perjuangan para orang tua, untuk membiayai anaknya bersekolah demi masa depan anaknya harus ngantri di pegadaian dan tokoh mas. Disisi lain, seharusnya pemerintah juga para kepala sekolah dalam penerimaan siswa baru ini tidak mempersulit dan membebabankan siswa dan orang tua," kata Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bandung, Jajang Rohana usai menghadiri silaturahmi di Rumdin Wabup di Soreang, kepada opininews.com, Sabtu (8/7/2017). Politikus PKS, Jajang, menuturkan, yang menberatkan para orang tua tersebut diantarannya dengan mengada-ngada, siswa harus beli buku, beli seragam yang mahal serta diminta pungutan yang tidak perlu. "Sebaiknya, berikanlah kemudahan siswa untuk bersekolah," tandasnya. Jajang juga berharap, pemerintah sudah harus memikirkan di setiap kecamatan sudah memiliki lembaga pendidikan SD hingga SMA Negeri. "Dengan cara itu, masyarakat tidak harus sekolah jauh-jauh dan harus keluar biaya transfortasi cukup mahal. Ini juda dapat memberakna para orang tua," ujarnya. (sft)  

Editor: Administrator

Bagikan melalui
Berita Lainnya
Bening: Bayar Pajak Bumi dan Bangunan Kini lebih Mudah
Renie Rahayu Fauzi jadi Pemateri Program Kewilayahan di Majalaya
Kepedulian Korban Banjir Lebih di Utamakan KDS Daripada Panggung HUT Kabupaten Bandung Ke-385
Supardian: Pilkades PAW di Kab. Bandung Siap Di Gelar Sesuai Arahan Pak Bupati Kang DS
KDS Tinjau Korban Banjir Rancaeekek Memastikan Bantua Sudah ada Atau Belum