H. Amir Biki Khawatir Ribuan Pedagang Gede Bage Kehilangan Mata Pencaharian Akibat Gudang Pakaian Bekas Disegel Disperindang Jabar

foto

Wartawan: Saufat Endrawan Opininews.com, Bandung -- Importir dan Koordinator Pedagang Pakaian Bekas Pasar Gede Bage, Kota Bandung, alami kerugian miliaran rupiah dampak dari penyegelan Gudang Pakaian Bekas di Gede Bage yang dilakukan oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Jawa Barat. Tidak hanya merugikan Importir dan pemilik gudang, namun juga berdampak pasokan kepada pedagang dan pemilik lapak di Pasar Gede Bage. Pasokan barang dari gudang, tidak hanyabintuk Pasar Gede Bage, namun juga untuk para pedagang pakaian bekas diseluruh wilayah Jabar. Importir dan Koordinator Pedagang Pasar Gede Bage, H. Amir Biki kepada www.opininews.com, kemarin, menegaskan Pemerintah Provinsi Jabar melalui Disperindah telah membuat mata pencaharian para pedagang pakaian bekas sedikit-sedikit gulung tikar, hilangnya mata pencaharian. "Mereka sudah menciptakan mata pencaharian untuk ribuan pedayang, karyawan dan kekuargannya. Namun sedikit demisedikit bisnisnya oleh pemerintaj dinatikan dengen disegelnya gudang pakaian bekas," kata Amir. Amir berharap, jika penyegelan ada alasan virus dan baketeri di baju bekas buktikan secara klinis, karena selama ini belum ada laporan penyakit kulit akibat baju bekas," tandasnya. ( saufat endrawan )

Editor: Administrator

Bagikan melalui
Berita Lainnya
KDS Tinjau Korban Banjir Rancaeekek Memastikan Bantua Sudah ada Atau Belum
Kepedulian Korban Banjir Lebih di Utamakan KDS Daripada Panggung HUT Kabupaten Bandung Ke-385
Renie Rahayu Fauzi jadi Pemateri Program Kewilayahan di Majalaya
Supardian: Pilkades PAW di Kab. Bandung Siap Di Gelar Sesuai Arahan Pak Bupati Kang DS
Bening: Bayar Pajak Bumi dan Bangunan Kini lebih Mudah