Ir. H. Anang Susanto, M.Si - Anggota Komisi V DPR RI

Anang Susanto: Perbaikan Infrastruktur di Kab. Bandung dan KBB Akan Terus di Perjuangkan

foto

Saufat Endrawan

Anggota Komisi V DPR RI, Ir. Anang Susanto, M.Si Berharap Kedepan tak ada Lagi Warga Kabupaten Bandung tinggal di Rumah Tak Layak Huni

Opininews.com, Bandung -- Anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi Golkar, Ir. H. Anang Susanto, M.Si tidak akan pernah berhenti berjuang untuk masyarakat Kabupaten Bandung dari Gedung DPR RI di Jakarta.

Menduduki kursi DPRD dari Daerah Pemilihan (Dapil) 2 Kabupaten Bandung dan Kabupaten Bandung Barat ini, Anggota Komisi V DPR RI yang sebelumnya menjabat Ketua DPRD Kabupaten Bandung, semakin ingin lebih mensejahterakan masyarakat dengan membawa program perbaikan sarana prasarana (Infrastruktur) ke kedua wilayah pemilihannya.

Program dari pusat yang telah berhasil dibawa ke daerah pemilihannya diantaranya Program Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu), perbaikan MCK baik di perkampungan warga maupun pesantren, program Kotaku, dan Penerangan Jalan Umum (PJU) serta perbaikan irigasi.

Anggota Komisi V DPR RI, H. Anang Susanto kepada www.opininews.com, di Bandung, kemarin,  mengatakan, program perbaikan infrastruktur yang saya perjuangkan dari gedung DPR karena Komisi V yang yang menangani masalah ini.

Anang Susanto. juga menegaskan dua tahun lalu di Kabupaten Bandung terdata ada sekitar 70 Ribu unit rumah tak layak huni yang akan diperbaiki. Kini, lanjut Anang, sudah mulai berkurang jarena tertangani oleh program rutilahu pemerintah pusat, Jabar dan Kabupaten Bandung.

"Tentunya apa yang kami perjuangkan juga telah berkoordinasi dengan Bupati Bandung, dan dinas terkait Disperkimtan," jelas Anang.

Sehingga kedepan, harap Anang, tidak ada lagi warga Kabupaten Bandung yang tinggal di rumah tidak layak huni dan mandi cuci kakus di luar rumah.

Apalagi saluran air dan limbah kotornya mengalir ke kolam dan ikannya dimakan kembali oleh pemilik kolam.

Sementara untuk penerangan jalan umum, lanjut Anang, saat ini sudah hampir setiap jalan kecamatan dan desa mulai terang benderang terutama dijalan milik Kabupaten Bandung.

Dan untuk irigasi perlu juga mendapatkan perhatian penuh.

"Kabupaten Bandung harus memperbaiki saluran irigasi yang rusak, karena hampur lima puluh persen warga Kabupaten Bandung adalah petani. Petani sangat membutuhkan air untuk mengairi lahan perteniannya," jelas Anang.

( Saufat Endrawan )

Editor: Saufat Endrawan

Bagikan melalui
Berita Lainnya
Ace Hasan: Kemenag Harus Gerak Cepat Menjawab Dibukanya Kembali Pintu Jemah Haji Umroh Indonesia Oleh Pemerintah Arab Saudi
Bupati Dadang Supriatna dan Masyarakat Pertanyakan Kinerja BBWS Citarum Tangani Banjir di Kabupaten Bandung
Ahmad Najib Qudrotullah Reses Gelar Vaksinasi kepada 500 Warga di Kab. Bandung