Skyscraper
Skyscraper

Hindari Virus Corona Pilkada Serentak Harus di Tunda

Ketua Komisi ll Ahmad Doli dan Anggota DPR Anang Susanto Sepakat Jika Pilkada Serentak di Tunda

foto

Saufat Endrawan

Anggota DPR RI Anang Susanto dan Ahmad Doli Kurnia Tanjung Setuju Pilkada Serentak ditunda

Opininews.com, Jakarta - Anggota DPR RI dari Dapil Kabupaten Bandung, Anang Susanto mendesak agar pemerintah menunda pelaksanaan Pikada serentak 2020 ditunda hingga tahun 2020.

Hal ini untuk mencegah penularan virus corona (covid - 19) pada saat pelaksanaan kampanye maupun pencoblosan.

"Karena di dua momen kampanye dan pencoblosan, jutaan rakyat diseluruh Indonesia yang melaksanakan Pilkada serentak akan saling berkumpul dan rentan penularan virus corona," tegas Anang Susanto kepada www.opininews.com, di Jakarta, Jumat (28/3/2020).

Diakui Anang, didaerahnya atau Dapilnya juga pada 23 September 2020 akan melaksanakan Pilkada serentak. "Namun demi Pilkada yang lancar dan kesehatan jutaan warga baiknya ditunda," tegas Anang.

Sementara itu, Ketua Komisi II DPR RI, Ahmad Doli Kurnia Tandjung , menyatakan sangat mendukung ada usulan Pilkada serentak ditunda.

"Yang seharusnya Pilkada serentak tahun 2020 bisa diundur hingga tahun 2022," tandasnya.

Prinsipnya adalah keselamatan, kesehatan, dan perlindungan rakyat harus diutamakan. "Karena Pilkada bisa ditunda," ujarnya kepada Wartawan.

"Pilkada Serentak 2020 adalah agenda negara yang penting dan sudah lama dipersiapkan. Idealnya kedua hal itu bisa berlangsung sebagaimana mestinya. Namun bila kedua hal itu menjadi pilihan, maka kita harus menempatkan kepentingan rakyat di atas semuanya. Dan kesehatan jutaan warga lebih penting," ujar Doli.

"Bila pelaksanaan Pilkada Serentak 2020 akan mempersulit di dalam mengendalikan situasi menghadapi Pandemi Virus Corona, maka Komisi II DPR akan mempertimbangkan tidak hanya menunda pelaksanaan 4 tahapan seperti yang sudah dilakukan oleh KPU, tetapi juga menunda seluruh tahapan, termasuk pelaksanaan pencoblosan di pada 23 September. Kesehatan jutaan warga lebih penting," tegasnya.

Editor: Saufat Endrawan

Bagikan melalui
Berita Lainnya
New Normal Hidup Kembali Seperti Biasa dengan Ancaman Pendemi Virus Corona (Covid - 19)
Tidak Ada Yang Melarang Dinasti atau Kekerabatan Maju Dalam Pilkada di Kabupaten Bandung
Dr. H. Deding Ishak, SH, MM Ajak Masyarakat Sambut New Normal Disaat Pandemi Covid - 19 dengan Melaksanakan Standar Kesehatan
Tajdid Institut Distribusikan Ratusan Paket Sembako ke Warga Terdampak Covid - 19 di Bandung Raya