Pemerintahan Dadang Supriatna Semakin Kuat di Parlemen

Dukungan Kepada Bupati Dadang Supriatna Semakin Kuat Jangan Ada Yang Menghalangi

foto

Saufat Endrawan

Hubungan PDI Perjuangan dan PKB Semakin Hangat Dukung Program Kerja BEDAS

Penulis: Saufat Endrawan

Opininews com, Bandung -- Bupati Bandung, H.M. Dadang Supriatna, S.Ip, M.Si semakin mudah untuk melangkah membangun Kabupaten Bandung dengan Jargon BEDAS.

Kenapa demikian...?, Yah karena kepemimpinan Bupati Bandung, Dadang Supriatna atau yang kerap dipanggil dengan sebutan Kang DS ini semakin kuat mendapatkan dukungan dari parlemen.

Terbukti pada Rabu (12/1/2022) di Baleendah, Partai besar PDI Perjuangan Kabupaten Bandung telah menyatakan diri bergabung dengan Pemerintahan Kabupaten Bandung BEDAS.

Dengan dibuktikan melakukan penandatanganan kesepahaman bersama antara PKB Kabupaten Bandung dan PDI Perjuangan yang ditandatangani oleh Ketua PKB Kabupaten Bandung, M. Dadang Supriatna dan Ketua PDI Perjuangan Kabupaten Bandung, H. Harjoko Sangganagara.

Dengan penandatanganam ini, maka dukungan dari Parlemen di DPRD Kabupaten Bandung semakin kuat, artinya Pemerintahan Bupati M. Dadang Supriatna dan Wakilnya H. Sahrul Gunawan mendapat dukungan dari Fraksi PKB, PDI Perjuangan, PKS, Demokrat, dan Nasdem dan Partai Amanat Nasional (PAN).

Sementara yang belum menyatakan sikap bergabung hanya Partai Golkar dan Gerindra

Jka dihitung dari jumlah kursi di parlemen Pemerintahan Dadang Supriatna mendapatkan dukungan 37 kursi dari 55 kursi yang ada.

Sementara oposisi dari Partai Golkar dan Gerindra hanya memiliki 18 kursi dari 55 kursi yang ada.

Ketua PDI Perjuangan Kabupaten Bandung, Harjoko Sangganagara  menegaskan, sudah sejak lama kami ingin melakukan kesepahaman ini namun baru hari Rabu (12/1/2022) siang baru terlaksana.

"Kenapa PDI Perjuangan ingin bergabung dengan Pemerintahan Bupati Bandung, M. Dadang Supriatna, karena banyak program Bedas yang sangat bermanfaat bagi masyarakat diintaranya program Maghrib mengaji, insentif guru ngaji, muatan lokal, kartu tani, beasiswa bagi siswa berprestasi, serta masih banyak lainnya. dan ini juga sejalan dengan program PDIP," jelas Harjoko.

"Saya juga mengintruksikan kepada Fraksi PDIP di DPRD Kabupaten Bandung untuk mendukung program Bupati Bandung yang berpihak kepada masyarakat," tegas Harjoko.

Ketua PKB Kabupaten Bandung yang juga Bupati Bandung, M. Dadang Supriatna, menyatakan  tujuan Bedas untuk membangun masyarakat semakin kuat dan mudah dengan bertambah dukungan dari partai PDI Perjuangan.

Pada tahun 2022 ini, kata Dadang Supriatna, akan banyak program yang dilaksanakan, selain melakukan Vaksinasi juga, akan meningkatkan perekonomian rakyat dengan berbagai program diantarannya dengan membantu para UMKM yang terpuruk akibat Pandemi Covid - 19, membangun Rutilahu, perbaikan sanitasi, air bersih hingga MCK Kumunal  bagi masyarakat,  program insentif guru ngaji, mengurangi pengangguran serta meningkatkan mutu pendidikan di Kabupaten Bandung serta lainnya.

"Saya ingin mengajak semua elemen bergerak cepat, jangan kalah dengan perkembangan teknologi dan zaman. Sehingga mengajak semua elemen pemerintah mulai tingkat Kabupaten Bandung hingga Desa dan RW bergerak cepat untuk membangun dan bekerja sesuai tupoksi dan intinya bagiamana dapat bekerja untuk meningkatkan perekonomian masyarakat dan tentunya juga harus menjaga protokol kesehatan Covid - 29," tegas Bupati Bandung, Dadang Supriatna.

Dengan gaya kepemimpinan Bupati Bandung, M. Dadang Supriatna yang tegas, bijak dan low Profil dan secara performance tidak berubah sejak saat menjadi Kepala Desa, Anggota DPRD Kabupaten Bandung, Anggota DPRD serta Bupati Bandung sehingga banyak elemen masyarakat, ormas dan LSM serta organisasi kepemudaan yang ingin mendekatkan diri dan ingin bergabung untuk mendukung dalam membangun Kabupaten Bandung dengan jargon BEDAS.

Janganlah gaya ini di rusak oleh orang orang dekat yang ada disampingi kiri, kanan depan dan belakang serta Sekpri sehingga timbul antipati dari mereka, karena merasa keinginan untuk bertemu dihalang-halangi dengan alasan yang tidak jelas, sehingga berubah haluan jadi oposisi.

Hal ini yang perlu dihindari....(Bersambung...).

( Saufat Endrawan, S.Sos / Pengamat Opini Publik Kabupaten Bandung ) 

Editor: Saufat Endrawan

Bagikan melalui
Berita Lainnya
Toni Permana: Partai NasDem Siap Mengusung Ichsan Yansusan Maju pada Pilkada 2024
Bupati Bandung Silaturahmi Bersama Cucun Ahmad Syamsurijal dan Saan Mustopa
Ace Hasan Syadzily Safari Ramadhan di Bandung Barat
Ketua Golkar Jabar Kunjungi Ponpes Darussalam Ciamis
Kasjvul Anwar: PAN Kab. Bandung Desak Mabes Polri Ungkap Kasus Ade Armando Atas Penistaan Agama Islam