Koalisi Empat Parpol Berat untuk di Lawan

Nawi: Sahrul Gunawan dan Gun Gun Berat Untuk Melawan Dadang Supriatna di Pilkada Kab. Bandung

foto

Saufat Endrawan

Kata Nanang Witarsa Duet Sahrul - Gun Gun Berat untuk Melawan Incumben Dadang Suptiatna di Pilkada Kabupaten Bandung 2024

Opininews.com, Bandung – Koalisi Empat Parpol, Partai PKB, Demokrat, Gerindra dan Partai NasDem semakin solid untuk maju pada Pilkada 2024 mendatang dengan menggusung Balon Bupati Bandung, H.M. Dadang Supriatna (Kang DS) yang kini menjabat Ketua DPC PKB Kabupaten Bandung juga menjabat Bupati Bandung Periode 2020 – 2025.

Para ketua keempat parpol tersebut, Dadang Supriatna (PKB), Saeful Bachri (Demokrat), Yayat (Gerindra) dan Agus Yasmin (NasDem) telah sepakat untuk menciptakan Kabupaten Bandung yang lebih bedas dengan memenangkan Pilkada 2024 mendatang.

Hingga Senin (24/6) siang. Belum ada balon lain yang tegas dan percaya diri untuk menegaskan dirinya akan maju pada Pilkada 2024.

Baru Ketua DPC PKB Kabupaten Bandung, Dadang Supriatna yang dengan tegas menyatakan akan maju kembali mencalonkan Bupati Bandung untuk periode 2024 – 2029.

Hal ini telah diungkapkan baik di ruang publik sert media.

Sementara Sahrul Gunawan dan Gun Gun Gunawan yang digadang-gadang akan berduet dengan koalisi Partai Golkar, PKS dan PAN mungkin juga bergabung dengan PDI-P hingga kini baru hanya wacana saja dan belum berani secara tegas untuk menegaskan pencalonan kepada publik, karena masih dalam pengodokan parpol.

Mantan Ketua Apdesi Kabupaten Bandung yang juga Mantan Kades Kopo, Nanang Witarsa (Nawi) menilai koalisi empat Parpol PKB, Demokrat, Gerindra dan NasDem sangat kuat dan tangguh, apalagi Calon Bupatinya Incumben, Pak Dadang Supriatna (Kang DS).

“Pak Dadang Supriatna dengan di dukung empat parpol sudah cukup untuk memenangkan Pilkada 2024. Siapa di Kabupaten Bandung yang tidak tahu sepak terjang Bupati Bandung sekarang,” jelas Nawi kepada www.opininews.com, di Bandung, Senin (24/6) siang.

Jikapun pada saat nanti, Sahrul Gunawan – Gun Gun Gunawan akan di pasangkan untuk melawan Dadang Supriatna sangat berat untuk melawannya.

“Saat ini ketenaran tidak berbanding lurus dengan keberhasilan dalam Pilkada. Kekuatan finansial, kekuatan parpol dan kekompakan perlu di perhitungkan. Hal itu sudah dimiliki oleh koalisi bedas,” ungkapnya.

Biaya kampanye sangat mahal, dan masyarakat sekarang tidak hanya butuh sosok yang ganteng, terkenal tapi masih banyak hal lainnya yang ingin diperhatikan oleh Balon Bupati dan Wakil Bupati.

“Artinya berat untuk menghadapi koalisi bedas saat ini,” tegas Nawi.

( Saufat Endrawan )

Editor: Saufat Endrawan

Bagikan melalui
Berita Lainnya
Renie Rahayu: Mudah-mudahan Program Bedas Bisa Berlanjut Setelah Pilkada 2024
Firman B. Sumantri: DPRD dapat Memilih Wakil Bupati jika Jabatan Kosong dan Bisa Memberhentikan
Pilkada Kabupaten Bandung Diikuti Tiga Pasangan Calon
Tete Kuswara Bercita-cita Perjuangkan Aspirasi Warga dari Hal Yang Luas
Agus Yasmin Ucapkan Selamat Datang kepada PAN di Koalisi Bedas Lanjutkan