PT. BNP Ingin Ciptakan Pasar Sehat Banjaran jadi Tujuan Para Wisatawan
Miniatur Mesjid Nabawi ada di Pasar Sehat Banjaran. Wisatawan Bisa Beribadah Sambil Belanja dan Kuliner

Saufat Endrawan
Ir. H. Engkus Kusnadi Dirut PT. BNP Ingin Ciptakan Pasar Sehat Banjaran jadi Tujuan Para Wisatawan Sesuai Harapan Bupati Bandung
Penulis: Ir. H. Engkus Kusnadi
OPININEWS.COM -- Pasar Sehat Banjaran telah merubah kondisi Pasar Tradisional Banjaran menjadi Pasar Sehat menuju Pasar Yang akan menjadi sebuah pusat perbelanjaan di Jalan Raya Banjaran yang akan di kunjungi tidak hanya pembeli dari wilayah Banjaran dan sekitarnya, namun juga akan di kunjungi oleh wisatawan baik dari domestik maupun mancanegara.
Keberadaan Pasar Sehat Banjaran yang di bangun dan di kelola oleh PT.Bangun Niaga Perkasa (PT. BNP) tidak hanya menyiapkan sebuah pusat pembelanjaan pasar sehat yang hanya menjadikan tempat berjumpanya antara penjual dan pembeli.
Namun di atas Pasar Sehat Banjaran ini juga di persiapkan untuk para pembeli, penjual, warga sekitar dan wisata yang transit memanfaat lokasi ini menjadi tempat untuk beribadah mulai dari Shalat Subuh hingga Shalat Malam, Shalat Isya.
Sesuai arahan Bupati Bandung, Dr. H.M. Dadang Supriatna, S.Ip,.M.Si di lantai atas Pasar Sehat Banjaran ini, telah berdiri megah Miniatur Mesjid Nabawi dengan nama Mesjid Al Madina BNP.
Jika para pengunjung berada di mesjid ini, maka akan merasakan berada di Mesjid Nabawi.
Miniatur Mesjid Nabawi ini sengaja di bangun untuk menjadi Pasar Sehat ini tidak hanya untuk bisnis belaka, namun di jadikan tempat Syiar Islam sekaligus bisa menikmati kuliner, belanja kebutuhan sehari-hari, pakaian muslim, perhiasan emas hingga perak, alat kecantikan, kebutuhan sembako hingga sayur mayur dan sepatu dan sandal, kain juga hasil produksi UMKM dari para pengusaha lokal Banjaran dan sekitarnya yang dapat di jadikan oleh-oleh yang akan di berikan kepada kelurga maupun tetangga dan rekan kerja.
Untuk Syiar Islam, DKM Mesjid Al Madinah BNP menggelar shalat jumat dan melaksanakan kajian Islam dengan mendatangkan para penceramah, kyai dan ustad/ustadzah bertarap nasional diantaranya Mamah Dedeh dan Aa Gym.
Salah satu upaya untuk menjadikan Pasar Sehat Banjaran menjadi pusat perbelanjaan berskala nasional dan di kunjungi oleh para wisatawan domestik maupun mancanegara diantaranya wisatawan dari Brunei, Malaysia, Arab Saudi, Jepang, Korea dan China, maka infrastruktur penataan terminal, penataan PKL serta lainnya harus ada koordinasi baik dengan Dinas Perhubungan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan serta Sat Pol PP Kabupaten Bandung.
Pihak pengembang sudah membangun terminal menggunakan dana CSR, namun kewenangan penataan terminal ada kewenangannya di Dishub Kabupaten Bandung. Pengembang telah menyediakan lapak bagi PKL di lokasi pasar, namun masih ada sebagian. PKL berjualan di trotoar di dekat terminal, sehingga terlihat kumuh dan menjadikan macet.
Jika kondisi ini di biarkan, maka sulit untuk menjadikan Pasar Sehat Banjaran, menjadi pasar yang dapat mendukung perekonomian masyarakat, menjadi pasar bertaraf nasional yang akan mendukung pariwisata di Kabupaten Bandung.
Dan Pasar Sehat Banjaran harus menjadi Rest Area, dimana kendaraan Bus Pariwisata dan Kendaraan wisata lainnya dapat transit dan parkir dengan nyaman.
Ke depan, PT. BNP juga kan mengembangkan dan memperluas hubungan dan koordinasi dengan pengelola PO.Bus Pariwisata dan Biro Perjalanan untuk membawa para wisatawan berkunjung ke Pasar Sehat Banjaran agar bisa lakukan ibadah shalat, belanja, dan kuliner dan membeli oleh-oleh.
Untuk hal ini juga, harus ada koordinasi dan kerjasama dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Bandung dan instansi lainnya untuk mengupayakan UMKM bisa masuk ke lokasi ini.
Pihak PT.BNP memiliki tujuan sesuai harapan Bupati Bandung dan Masyarakat Pedagang, bahwa keberadaan Pasar Sehat Banjaran harus menjadi ikon Kota Banjaran dan Kabupaten Bandung, berkembang dan mampu meningkatkan perekonomian warga dan menjadi pusat perbelanjaan tujuan wisatawan yang akan berkunjung ke Wilayah Pangalengan.
Pasar Sehat Banjaran, saat ini menampung sekitar 200O pedagang berbagai komoditi yang mampu bersaing produknya dengan pasar-pasar lainnya yang ada di wilayah lain.
( Ir. H. Engkus Kusnadi - Direktur Utama PT. Bangun Niaga Perkasa )
Editor: Saufat Endrawan