Kombes Pol Hendra Kurniawan, Sik, Selamatkan Muka Anggota KPU Kabupaten Bandung

Kapolresta Bandung Redam Awak Media Boikot Liputan KPU Undi Nomor Calon Bupati dan Wakil

foto

Saufat Endrawan

Kapolresta Bandung Selamatan KPU Kabupaten Bandung dari Ancaman Boikot dari Puluhan Awak Media saat digelarnya Pengundian Nomor Calon Bupati dan Wakil Bupati Bandung,

Opininews.com, Bandung -- Dari delapan kota dan Kabupaten yang menggelar Pilkada serentak Desember mendatang, hanya KPU Kabupaten Bandung yang banyak bermasalah dengan awak media.

Mulai dari ketidak transparan kegiatan, yang tidak terbuka jadualnya kepada media juga sulitnya untuk mendapatkan akses informasi.

Insiden yang sangat memalukan, puluhan awak media yang sudah memilik ID Card untuk liputan tidak boleh masuk ruangan khusus wartawan saat pelaksanaan pengundian nomor urut pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati di Salahsatu hotel di soreang, Kabupaten Bandung, Kamis (24/9) pagi.

Puluhan wartawan pun lakukan aksi protes dan unjuk rasa dan mengembalikan Id Card kepada panitia.

Sementara Ketua KPU Kabupaten Bandung, Agus Baroya dan staff nya pun tak bersedia berikan keterangan terkait larangan awak media untuk meliput tanpa alasan jelas.

Sementara di ruangan pengundian, Staff KPU Kabupaten Bandung bebas lalu lalang untuk mengambil foto. Sedangkan puluhan awak media hanya suduk saja di halaman, padahal sejak pagi sudah menunggilu untuk meliput.

Akhirnya awak media bersepakat untuk boikot meliput acara tersebut. Dan mengembalikan ID Card kepada KPU Kabupaten Bandung.

Beruntung bagi KPU Kabupaten Bandung, karena ada sosok Kapolresta Bandung, Kombes Pol Hendra Kurniawan, S.Ik yang mampu meredam aksi wartawan.

Dengan piawainya, mempersilahkan awak media mengambil gambar bergiliran dengan tertib sesuai standar kesehatan Covid - 19.

Awak media akhirnya meliput kegiatan Deklarasi Kapolresta Bandung dan Para Calon Buoati dan Wakil Bupati Bandung untuk melaksanakan pemilukada damai dam melaksanakan standar kesehatan Covid - 19 disaat pelaksanaa kampanye. Dan Kapolresta Bandung,

Kombes Pol Hendra Kurniawan, S.Ik yang langsung menjembatani. wawancara antara awak media dengan para calon bupati dan wakil bupati, karena awak media sudah memboikot Ketua KPU Kabupaten Bandung anggota lainnya yang tidak tidak memberikan kenyamanan awak media dalam mendapatkan informasi.

Kapolresta Bandung, Kombes Pol Hendra Kurniawan, S.Ik kepada www.opininews.com, mengatakan, keselamatan dan keamanan warga lebih penting. Sehingga dalam pelaksanaan kampanye dan pelaksanaan pencoblosan pada tanggal, 9 Desember 2020 mendatang protokol kesehatan Covid - 19 harus dilaksanakan.

"Jarak jarak, penggunaan masker dan menggunakan masker dan pemeriksaan suhu badan dan cuci tangan serta menggunakan handsanitizer adalah stabdar yang wajib diterapkan," jelas Kapolresta.

Seorang Wartawan PR FM, Budi Satria menikai kinerja KPU Kabuoaten Bandung tifak profesional, jika wartawan dan keamanan juga tim sukses masuk ruangan siakan atuh layar lebar.

"KPU Kabupaten Bandung, apa apa nyiapkan id card jika wartawan tak bisa meliput. Kasian puluhan wartawan sejak pagi datang namun pas acara dimukai tak bisa meliput," jelas Budi Satria.

Sementara itu KPU Kepada wartawan dan petugas KPU Harus mewajibkan standar kesehatan, namun para staff KPU Kabupaten Bandung tidak menggunakan standar kesehatan Covid - 19.  Di dalam hotel berkerumun dan duduk berdempetan.

Editor: Administrator

Bagikan melalui
Berita Lainnya
Ace Hasan Sosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan ke Tokoh Masyarakat Kab. Bandung
Ace Hasan: Banyak Hoaks Beredar Mengenai UU Cipta Kerja
Ace Hasan Syadzily Ajak Penyelenggara Ibadah Haji Evaluasi Agar Lebih Baik
Yanto Setianto Penuhi Undangan Bawaslu Kab. Bandung
Ir. H. Anang Susanto, M.Si Menilai Kab. Bandung Kondusif Jelang Pilkada 9 Desember 2020