Bupati Bandung Berharap TNI AD Jangan Segan Untuk Berkoordinasi dengan Pemkab untuk Evakuasi Pesawat

Dr. Dadang Supriatna batal Menjenguk Korban Kecelakaan Pesawat Helikopter

foto

Saufat Endrawan

Bupati Bandung Ajak TNI AD jangan Segan untuk Berkoordinawi sengan Pemkab Bandung untuk Bantu Evakuasi Pesawat Helikopter yang Jatuh

Opininews.com Bandung -- Bupati Bandung, Dr. H.M. Dadang Supriatna, S.Ip, M.Si prihatin atas jatuhnya pesawat helikopter di Perkebunan Teh Ciwalini Kecamatan Rancabali Kabupaten Bandung yang melukai lima crewnya.

Bupati Bandung juga langsung menghubungi pihak Rumah RSUD Soreang yang kini telah berubah menjadi Rumah Sakit Oto Iskandardinata untuk bersiap menyambut kedatangan dan memberikan pelayanan secara maksimal kepada korban crew kapal tersebut.

Namun hingga Minggu (28/5) malam kelima korban tersebut tidak di bawa ke Rumah Sakit Milik Kabupaten Bandung di Jalan Raya Gading Tutuka dan ternyata dibawa ke Rumah Sakit Dustira, Kota Cimahi.

"Saya prihatin atas kejadian ini, apalagi terjadinya di wilayah Kabupaten Bandung. Namun. alhamdulilah mendapatkan kabar tidak ada korban jiwa. Bupati juga berharap kepada Pihak TNI AD untuk jangan segan melakukan koordinasi dengan pihak Pemkab Bandung untuk mempermudah evakuasi pesawat," kata Dr..H.M. Dadang Supriatna kepada www.opininews.com,.di Soreang, Kabupaten Bandung, Minggu (28/5) malam.

Sebelumnya Bupati Bandung, mendapatkan kabar jatuhnya helikopter milik TNI AD (Penerbad) jenis Bel 412.

Kejadian tersebut, pada hari Minggu, tanggal 28 Mei 2023 sekitar pukul 13.30 WIB. bertempat di Kampung Bayongbong Desa Patenggang Kecamatan Rancabali Kabupaten Bandung.

Pada kecelakaan tersebut dilaporkam, lima crew selamat namun alami luka patah dan lecet, dalam keadaan sadar, Korban dilarikan ke RSUD Soreang.

( Saufat Endrawan )

Editor: Saufat Endrawan

Bagikan melalui
Berita Lainnya
Panen Prestasi, Dadang Supriatna Unggul dalam Pilkada Kab. Bandung
Mensos Beri Penghargaan Kepada Kompol Galih Apria atas Pedulinya Kepada Ilham Ramadhan
Dadang Supriatna Saksikan Jenazah Belum Di Bungkus Kain Kafan Karena Sulit Mendapatkannya
Tingkat Kepuasan Masyarakat kepada Dadang Supriatna Capai 80,1 Persen
Dadang Supriatna Raih Penghargaan Tingkat Asean "6.0 Award Trend 2024"