Banjir Kerap Terjadi Jika Hujan Tiba di Ruas Jalan Kab. Bandung

Mampukah PUTR Perbaiki Drainase Buruk di Kabupaten Bandung

foto

Saufat Endrawan

Drainase Buruk Ruang Jalan di Kab. Bandung Terendam Banjir Jika Hujan Turun

Penulis: Saufat Endrawan

Opininews.com, Bandung – Wisatawan Lokal maupun Mancanegara yang akan berlibur ke Wilayah Kabupaten Bandung diantarinya yang akan ke Wilayah Pangalengan, Ciwidey, Rancabali juga Pasirjambu terganggu selama perjalanan akibat ruas jalan yang ada di Kabupaten Bandung kerap kali digenangi banjir akibat dranase buruk. Dan kondisi banjir terjadi setiap hujan turun dan dranase tidak mampu menampung air dan mengalirkan air akibat pengelolaanya buruk

Sudah berpuluh tahun keberadaan Dinas Pekerjaan Umum Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Bandung namun tak mampu untuk memperbaiki kondisi seperti ini.

Padahal anggaran ratusan milyar dari APBD yang berasal dari pajak masyarakat Kabupaten Bandung telah dititipkan ke dinas tersebut untuk membangun dan memperbaiki infrastruktur jalan, jembatan dan drainase.

Dengan tidak berfungsinya drainase, jika hujan turun wajah kota Kabupaten Bandung banjir, penuh sampah dan mengganggu perjalanan masyaraktat, wisatawan serta kendaraan yang akan mengangkut barang dan jasa serta lainnya.

Ruas jalan yang kerap terjadi banjir jika hujan turun, Jalan Raya Al Fathu jalan utama menuju Komplek Pemkab Bandung, Rumah Jabatan Bupati Bandung, serta jalan menuju Pintu Tol Soroja dan Geding Tutka juga Doom Sabilulungan.

Sementara ruas jalan lainnya yang banjir akibat pengelolaan dranase buruk sepanjang Jalan Raya Soreang – Katapang, Katapang – Sayati dan Jalan Dengdek.

Tidak hanya  itu, Jalan Raya Soreang – Banjaran, Ciherang serta terparahj Jalan pertigaan Polresta Bandung.

Sampai kapankah kindisi ini dibiarkan...?

Inilah kondisi yang terjadi yang tidak pernah ada solusinya. Banjir juga kerap terjadi di Jalan Bhayangkara menuju Polresta Bandung, Jalan Raya Gading Tutuka Satu juga Jalan Raya Gading Tutuka Dua, banjir juga hamba kendaraan ambulan yang akan membawa pasien ke Rumah Sakit Otista. 

Banjir yang menghambat jalan menuju Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung banjir terjadi bisa mencapai 50 CM hingga 80 Cm.

Jika banjir terjdi, maka sudut kota di Kabupaten Bandung macet dan menjadikan Ibu Kota Kabupaten Bandung kumuh.

Keluhan warga  sering di lontarkan kepada dinas terkait maupun kepada para Anggota DPRD Kabupaten Bandung, namum tidak ada realisasinya.

Berbagai kalangan, tokoh masyarakat mendapat kabar burung, diduga ada anggaran puluhan milyar yang akan digelontorkan PUTR untuk pembangunan infrastruktur dari aspirasi DPRD Kabupaten Bandung.

Mudah-mudahan anggaran tersebut sebagian untuk memperbaiki drainase yang buruk pengelolaanya.

( Saufat Endrawan - Pengurus PWI Kabupaten  Bandung )

Editor: Saufat Endrawan

Bagikan melalui
Berita Lainnya
Dadang Supriatna Raih Penghargaan Tingkat Asean "6.0 Award Trend 2024"
Sesuai Arahan Bupati, BPBD Siap Hadapi Musim Kemarau 2024
Dadang Supriatna Sebar Ratusan Paket Daging Qurban di RSUD Otista dan Hewan Qurban Di Lapas Jelekong
Dede Yusuf Dampingi SBY Nonton Pro Liga dan Berjumpa Bupati Bandung
Saeful Bachri Pertemukan Dadang Supriatna dengan SBY jelang Pelaksanaan Pilkada 2024