Bupati Bandung Belum Merasa Tuntas Berbhakti kepada Rakyat

Ini Alasan Bupati Bandung Dadang Supriatna Maju Pada Pilkada 2024

foto

Saufat Endrawan

Bupati Bandung, Dr. H.M. Dadang Supriatna, S.Ip, M.Si Menuju Membawa Kabupaten Bandung Menuju Indonesia Emas 2045

Opininews.com, Bandung - Bupati Bandung yang juga Ketua DPC Kabupatn Bandung, Dadang Supriatna siapkan skema pembangunan untuk menuju Indonesia Emas 2045.

Skema pembangunan untuk menuju Indonesia Emas 2045, tak cukup hanya dengan menjabat Bupati tiga tahun.

Dadang Supriatna, hanya diberi masa jabatan sekitar 3,5 tahun karena pemerintah dan KPU menggelar Pilkada serentak, sehingga masa jabatan dikurangi sekitar 1,5 tahun.

‘’Berdasarkan UU 10/2016, saya akan berakhir di periode ini pada Desember 2024. Namun karena ada aturan baru yah kita wajib mengikutinya," kata Bupati Bandung, Dadang Supriatna kepada www.opininewa.com, Selasa (11/6/2024).

"Saya berbeda dengan para bupati Bandung sebelumnya, memiliki kewenangan menjabat lima tahun dalam satu periode. Siap tidak siap, saya harus merealisasikan janji kampanyenya dalam tempo 3,5 tahun di periode ini," jelasnya.

Masih banyak tantangan pembangunan di Kabupaten Bandung yang mungkin tidak tuntas dalam satu periode, apalagi hanya dengan 3,5 tahun. Kendati hanya 3,5 tahun, hasil pembangunan sudah bisa dirasakan diantaranya bangun lima buah rumah sakit di Kertasari, Cimaung, Arjasari, Pacira serta Tegalluar.

Dadang memilih strategi pembangunan yang berdampak langsung terhadap kebutuhan mendasar masyarakat sejak dilantik menjadi bupati Bandung, tanggal 26 April 2021 lalu.

Dengan slogan BEDAS, berhasil merenovasi puluhan ribu rumah tidak layak huni (Rutilahu).

Data dari Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) Kabupaten Bandung pembangunan Rutilahu selama tiga tahun ini sudah melebihi target.

Pada tahun 2021, sebanyak 7.437 unit Rutilahu diperbaiki,  tahun 2022 sebanyak 7.397 unit, dan  tahun 2023 sebanyak 7.506 unit.

Sementara dana bantuan untuk desa meningkat hingga 23,4 persen dibandingkan sebelumnya.

Dadang Supriatna yang akan maju lagi pada Pilkada 27 November 2024 mendatang, berhasil meraih lebih dari 314 penghargaan tingkat kabupaten, provinsi hingga nasional, baik dari pemerintah dan swasta.

Meski segudang prestasi telah diraihnya, Dadang Supriatna yang akrab dipanggil Kang DS, merasa belum puas dalam mengabdi di Kabupaten Bandung.

Kang DS melihat ada 1.360 sekolah dasar yang kondisi bangunannya masih perlu dibenahi. Begitupun dengan jumlah SMP yang perlu ditambah karena tidak sesuai dengan jumlah penduduk Kabupaten Bandung yang ada.

Kondisi infrastruktur wisatapun masih harus diperbaiki demi mendongkrak sektor perekonomian masyarakat di daerah sekitarnya.

Untuk renovasi sekolah dasar, SMP, puskesmas, dan insfrastruktur wisata biaya dibutuhkan sekitar Rp 4 triliun.

"Saya sudah buat skema rencana penuntasan masalah pendidikan, kesehatan dan daya beli masyarakat dalam lima tahun ke depan. Kami juga  mengajukan ke Pemprov Jabar, bahkan pusat. Yah minimalnya 80 persen dan maksimalnya 100 persen, semua masalah itu bisa dituntaskan dalam lima tahun ke depan,’’tutur Kang DS.

Jika semua itu terwujud, tegas Kang DS, Kabupaten Bandung akan menjadi daerah terdepan menuju Indonesia Emas 2045. 

"Dasar utama untuk menuju Indonesia Emas 2045,  kesiapan sumber daya manusia (SDM),'" tandasnya.

Dasar ini semua yang membimbing, Kang DS maju kembali dalam Pilkada Kabupaten Bandung 2024.

( Saufat Endrawan )

Editor: Saufat Endrawan

Bagikan melalui
Berita Lainnya
Ratusan Milyar Dana Telah Dikucurkan Dadang Supriatna untuk Petani dan Peternak
KPU Kab. Bandung Gelar Sosialisasi Tahapan Pilkada
Sesuai Arahan Bupati, BPBD Siap Hadapi Musim Kemarau 2024
Dadang Supriatna Raih Penghargaan Tingkat Asean "6.0 Award Trend 2024"
Dede Yusuf Dampingi SBY Nonton Pro Liga dan Berjumpa Bupati Bandung