PKL Marak Trotoar Berubah Fungsi
Laju Ambulan Pembawa Pasien dan Jenazah Terhadang Kemacetan di Gading Tutuka Satu

Reza Anugrah Surya Dharma
Mobil Ambulan Terhadang Kemacetan di Sepanjang Jalan Gading Tutuka Satu Akibat Maraknya PKL
OPININEWS.COM, Bandung -- Trotoar nerupakan fasilitas umum untuk pejalan kaki. Namun di wilayah Kabupaten Bandung fungsinya sudah berubah menjadi tempat orang untuk berdagang.
Kondisi ini seolah di biarkan baik oleh Satpol PP dan Pemerintah Kecamatan juga desa padahal keberadaan pedagang kaki lima di trotoar menganggu keindahan kota juga ganggu pejalan kaki.
Hal ini terjadi di antaranya di sepanjang Jalan Raya Gading Tutuka Satu Soreang, Kabupaten Bandung. Jalan Raya Al Fathu depan Komplek Pemkab Bandung.
Masyarakat pertanyakan kinerja pejabat terkait yang bertugas menertibkan PKL.
"Hampir semua trotoar yang ada di Kabupaten Bandung sudah berubah jadi lapak tempat berjualan. Apakah kekumuhan ini akan terus di biarkan," kata seorang Warga Budiana kepada www.opininewa.com, Senin (1/3/2026).
Yang paling parah, lanjut Budiana, trotoar yang ada di sepanjang Jalan Raya Gading Tutuka Satu, selain menyebabkan macet saat bulan ramadhan tiba, namun juga mengganggu mobil ambulan yang membawa pasien maupun jenazah.
Kemacetan di Gdaing Tutuka Satu ganggu laju kendaran ambulan dari dan menuju Rumah Sakit Otista.
"Laju kendaraan ambulan terhambat, akibat adanya aktivitas jual beli makanan dan pakaian di sepanjang jalan tersebut dan timbulkan kemacetan. Akibat banyak PKL maka aktivitas parkir ramai dan kemacetan tidak bisa di bendung," jelas Budiman.
( Reza Anugerah Suryadharma )
Editor: Saufat Endrawan