Pesawat CN 235 Mendarat Selamat di Pulau Numfor
Pangkodau III Hadiri Upacara HUT RI Ke-81 di Pulau Numfor

Barra Sulthan Endrawan
Pendaratan Pesawat CN 235 Milik TNI AU Saksi Pelaksanaan Upacara HUT RI Ke-81 Di Pulau Numfor Biak
Numfor – Penkodau III, opininews com -- Panglima Komando Daerah TNI Angkatan Udara III (Pangkodau III), Marsda TNI Dr. Azhar Aditama D., S.Sos., M.M., M.Han., hadiri Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang untuk pertama kalinya dipusatkan di Pulau Numfor, Kabupaten Biak Numfor, Papua, Senin (17/8/2026) pagi.
Upacara dipimpin Bupati Biak Numfor, Markus Octovianus Masnembra, S.H., M.M., sementara Wakil Komandan Yonif TP 858/MSB, Mayor Inf Eky Putra Satria, S.T.Han., bertindak sebagai Komandan Upacara.
Upacara berlangsung khidmat dan lancar diikuti lebih dari 500 masyarakat Pulau Numfor. Pelaksanaan upacara di Pulau Numfor menjadi momentum bersejarah bagi masyarakat setempat, Untuk pertama kalinya, peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Kabupaten Biak Numfor dipusatkan di wilayah Pulau Numfor.
Kehadiran pemerintah daerah bersama unsur TNI, Polri, tokoh adat, tokoh agama, serta masyarakat menjadi wujud nyata kebersamaan dalam memperingati hari kemerdekaan sekaligus memperkuat semangat persatuan dan kebangsaan.
Momentum tersebut semakin istimewa dengan kehadiran Pangkodau III bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah dan para pejabat TNI menggunakan pesawat CN-235 TNI Angkatan Udara yang mendarat di Bandara Numfor. Kehadiran pesawat TNI AU sekaligus menjadi bagian penting dari upaya menghidupkan kembali konektivitas udara di wilayah Papua melalui pengoperasian Bandara Numfor.
Pengoperasian kembali Bandara Numfor memiliki arti strategis dalam mendukung konektivitas sebagai Restorasi jembatan udara di wilayah Papua. Kehadiran transportasi udara diharapkan dapat membuka akses yang lebih luas bagi masyarakat, memperlancar distribusi kebutuhan pokok, mendukung pelayanan pemerintahan, serta membuka peluang pengembangan potensi ekonomi dan pariwisata Pulau Numfor.
Bagi TNI Angkatan Udara, kehadiran pesawat CN-235 di Pulau Numfor juga menunjukkan pentingnya konektivitas udara dalam mendukung kehadiran negara di wilayah terluar dan kepulauan.
Hal tersebut sejalan dengan semangat membangun kembali jembatan udara Papua, sehingga wilayah-wilayah yang selama ini memiliki keterbatasan akses dapat terhubung lebih baik dengan pusat pemerintahan dan wilayah lainnya. Lebih dari sekadar peringatan hari kemerdekaan, pelaksanaan upacara di Pulau Numfor menjadi simbol hadirnya negara hingga ke wilayah kepulauan.
Momentum ini sekaligus memberikan pesan bahwa semangat pembangunan, pemerataan dan pelayanan kepada masyarakat harus dirasakan oleh seluruh anak bangsa, termasuk masyarakat yang berada di wilayah kepulauan Papua.
Pulau Numfor sendiri merupakan salah satu pulau utama dalam wilayah Kabupaten Biak Numfor yang secara geografis terpisah dari Pulau Biak. Dengan lima distrik, yaitu Numfor Barat, Numfor Timur, Orkeri, Poiru dan Bruyadori,
Pulau Numfor memiliki posisi penting dalam konektivitas wilayah Kabupaten Biak Numfor. P Biak dan P Numfor yang disatukan dengan laut mempunyai jarak kurang lebih 140 KM.
Usai pelaksanaan upacara, kegiatan dilanjutkan dengan foto bersama dan ramah tamah antara jajaran pemerintah daerah, TNI-Polri, tokoh masyarakat dan warga Pulau Numfor.
Dalam kesempatan tersebut juga dilaksanakan pembagian sembako kepada masyarakat serta pemberian penghargaan atas kepedulian masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus mempererat hubungan antara pemerintah, TNI-Polri dan masyarakat dalam membangun Papua yang semakin maju, terhubung dan sejahtera.
Upacara turut dihadiri Pangkosek III Marsma TNI Purwanto Adi Nugroho, Danlanud Manuhua Marsma TNI Rohmat Kusmayadi, D.sos., M.Soc.Sc., Kas Guskamla Koarmada III, Dan Resimen 3 Pasgat, Wakil Bupati Biak Numfor, Dandim 1708/Biak Numfor, Kapolres Biak Numfor, Kakansar Biak Numfor, serta tokoh adat, tokoh agama dan masyarakat Pulau Numfor
. ( Barra Sulthan Endrawan )
Editor: Saufat Endrawan