Penyandang Disabalitas Yayu Nurbayanti Bahagia Ikut Seleksi PPPK

Nandang Kuswara: Seorang Disabilitas Ikuti Seleksi PPPK Dilingkungan Disdik Kab. Bandung

foto

Saufat Endrawan

Penyandang Disabilitas Yayu Nurbayanti Ikut Seleksi PPPK Untuk Guru Negeri di Kabupaten Bandung

Opininews.com, Bandung -- Kabupaten Bandung melaksanakan seleksi PPPK di delapan lokasi yang digunakan tempat uji kompetensi (TUK).

Kedelapan lokasi tersebut masing - masing :

SMAN 1 Cicalengka Jumlah Peserta : 800

MKN 1 Soreang Jumlah Peserta : 560

SMAN 1 Banjaran Jumlah Peserta : 800

SMAN 1 Rancaekek Jumlah Peserta : 700

SMAN 1 Baleendah Jumlah Peserta : 801 ; (Dengan 1 Peserta Disabiltas )

SMAN 1 Margahayu Jumlah Peserta : 746

SMAN 1 Ciparay Jumlah Peserta : 640

SMKN 1 Katapang Jumlah Peserta : 700

Jumlah pelamar untuk seleksi PPPK di Kabupaten Bandung berjumlah 5.747.

Pelaksanaan seleksi di mulai hari Senin (13/9) hingga Jumat (17/9), terbagi dari 2 sesi setiap harinya kecuali untuk hari jumat ini hanya 1 sesi untuk peserta disabilitas.

Di Kabupaten Bandung terdapat peserta seleksi PPPK disabilitas, jumlahnya 1 orang, bernama Yayu Nurbayanti.

Dengan munculnya peserta disabilitas tuna netra, Yayu Nurbaya, ini membuktikan bahwa di Kabupaten Bandung terutama dilingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung, telah menjadi pilot projek, dimana kaum disabilitas memiliki hak yang sama untuk dapat bekerja dilingkungan Pemerintahan Kabupaten Bandung terutama di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung.

Jika Yayu Nurbayanti lulus seleksi maka akan akan mendapatkan fasilitas gaji, tunjangan dan lain-lainseperti ASN/ PNS namun hanya tidak mendapatkan pensiun.

Yayu Nurbayanti kepada www.opininews.com, usai seleksi di SMAN 1 Baleendah, mengatakan, sangat berterimakasih kepada Pak Bupati Bandung, M. Dadang Supriatna yang telah memberikan kesempatan kaum disabilitas untuk bisa ikut seleksi PPPK. Dan juga kepada Pak Sekdis Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung, Pak Nandang Kuswara yang telah setia memberikan semangat dan pendampingan agar kaum disabilitas mendapatkan hak yang sama.

"Ini sebuah penghargaan dan kebahagian saya yang menderita tuna netra dapat ikut seleksi PPPK, dan nantinya jika lulus maka akan mengajar siswa kelas umum. Dan sebelumnya sudah tujuh tahun mengajar di SLB dan sekolah umum sebagai tenaga guru honor," jelas Yayu.

Sekdis Pendidikan Kabupaten Bandung, Drs. H. Nandang Kuswara, M.Pd menuturkan Yayu barusan telah selesai mengikuti seleksi sesuai dengan prosedur dengan memperhatikan hak-hak layanan disabilitas.

"Harapan Pak Bupati agar kaum disabilitas mendapatkan kesempatan yang sama untuk menjadi pegawai dilingkungan Pemkab Bandung telah terbukti. Dan kita tunggu hasil ujian. Jika Yayu lulus maka akan mengajar disalahsatu SMP Negeri di Kabupaten Bandung untuk mengajar siswa kelas umum," kata Nandang.

Nandang berharap agar lebih banyak kaum disabilitsa yang daftar PPPK. Namun sayang baru Yayu yang daftar dan memenuhi persyaratan.

( Saufat Endrawan )

Editor: Saufat Endrawan

Bagikan melalui
Berita Lainnya
Agus Firman: Akan Terlihat Mana Orang yang Pernah Kuliah dan Tidak