Ruli Yuliana: Karang Taruna Dukung Program MBG dan Terlibat penanganan Bencana di Kab. Bandung

Anggota DPR RI Bang Romy Libatkan Karang Taruna Sosialisasi MBG

foto

Saufat Endrawan

Anggota DPR RI Bang Romy Libatkan Ketua Karang Taruna Kab. Bandung, Ruli Yuliana pada Sosialisasi MBG

OPININEWS.COM, Bandung –Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan program pemerintah Presiden Prabowo untuk berikan makan siang  gratis kepada jutaan anak sekolah, balita, ibu hamil dan  menyusui.

Program yang sangat baik, demi meningkatkan gizi masyarakat guna menuju persaingan Indonesia Emas pada tahun 2045 harus didukung.

Untuk menghindari hal yang tidak di harapkan, baik para pengelola SPPG juga Dapur MBG harus melaksanakan tugasnya sesuai arahan pemerintah, jangan lakukan mark-up, korupsi pengurangan kualitas makanan hingga terjadi hal yang tidak di inginkan.

Hal ini di tegaskan Anggota DPRD RI dari Dapil Jabar Dua Kabupaten Bandun dan  KBB, H. Asep Romy Romaya, SE saat menggelar sosialisasi di hadapan ratusan masyarakat juga tokoh pemuda, anggota serta pengurus Karang Taruna Kabupateen di Kampung Bedas, Sapan, Tegalluar, Kabupaten Bandung, Kamis (7/5/2006).

Hadir pada kegiatan ini, Ketua Karang Taruna Kabupaten Bandung, Ruli Yuliana, SH serta Pengelola Nasional MBG dan Kementerian Sosial.

Asep Romy yang di sapa Bang Romy kepada www.opininews.com, menyatakan program MBG bukan hanya dapat meningkatkan gizi maayarakat namun juga dapat menciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat Kabupaten Bandung.

“Jika saja di Kabupaten ada sekit 500 hingga 600 Dapur MBG. Satu MBG melibatkan 10 tenaga kerja, Maka dapat di bayangkan jumlah tenaga kerja yang tertampung,” ungkap Bang Romy. Anggota DPR RI dari Komisi lX asal Fraksi PKB.

Bang Romy menjelakan tanpa sosialisasi dari DPR, publik tidak semuanya paham bahwa MBG merupakan program prioritas negara yang sudah jelas di UU APBN.

Namun DPR juga, jelas Bang Romy terlibat  mengawasi jalannya program ini agar tepat sasaran, tidak ada mark-up, kualitas makanan terjaga.

“Pada sosialisasi ini juga, sekaligus serap masukan san keluhan dari daerah pemilihan. DPR turun ke dapil bisa cek langsung dapur MBG untuk mengetahui gizinya sesuai standar, masakannya di sukai Anak-anak atau tidak,” ujarnya.

Dikatakan Bang Romy, MBG butuh dukungan pemda, sekolah, UMKM katering. DPR bisa dorong kolaborasi di dapil masing-masing.

“DPR menyadari banyak daerah belum paham teknis MBG. Siapa yang harus masak, siapa yang bertugas pendistribusian makanan dan caranya bagaimana juga siapa saya yang bisa bermitra dengan MBG. DPR bisa bantu menjelaskan kepada pengelola MBG,” tandasnya.

Ketua Karang Taruna Kabupaten Bandung, Ruli Yuliana, SH mengatakan Karang Taruna hadir pada kegiatan ini Di undang Anggota DPR RI Bang Romy pada acara sosialisasi MBG.

“Kami sambut baik acara ini, karena MBG merupakan program unggulan pemerintahan Pak Prabowo Subianto. Apalagi Karang Taruna Bergerak di bidang sosial, maka wajib mendukung program ini,” jelasnya.

Diakui Ruli, pimpinan, pengurua Karang Taruna ada hingga tingkat RW dan Desa sehingga mereka harus tahu berapa jumlah Dapur MBG agar dapat  terlibat dalam mengawasi.

Selama ini aku Ruli, Anggota Karang Taruna selalu terlibat dalam penangganan bencana diantaranya banjir dan longsor di wilayah Kabupaten Bandung. Seperti gempa di Kertasari, banjir di Majalaya, Rancaekek, Ciparay, Pangalengan. Baleendah, Dayeuhkolot.

"Kami tidak bisa bergerak terlalu besar. Namun kami lakukan aksi nyata di hadapan masyarakat Kabupaten Bandung “ jelas Ruli.

( Saufat Endrawan )

Editor: Saufat Endrawan

Bagikan melalui
Berita Lainnya
Partai Golkar Terbuka Genap Berusia 61 Tahun Harus Segera Gelar Musda di Kab. Bandung
Sahrul Gunawan Siap Maju Lawan Seniornya Pada Musda Golkar Kab. Bandung