Komisi IX DPR Temukan Problem WKDS di Fakultas Kedokteran USU

foto

OPININEWS.COM / SUMATERA UTARA - Komisi IX DPR RI melakukan kunjungan kerja ke FK Universitas Sumatera Utara pada 24-26 Maret 2017 lalu. Dalam rangka meninjau kesiapan para pemangku kepentingan kesehatan dalam mensukseskan WKDS. Dari kunjungan tersebut, Zainuddin menemukan problem utama dalam Perpres WKDS. Dia menuturkan, WKDS di daerah dengan tunjangan antara Rp 24 juta sampai dengan Rp 30 juta sebulan sebagaimana tertera dalam perpres tersebut tidak akan menyelesaikan masalah distribusi dokter spesialis. Anggota DPR RI asal daerah pemilihan Jakarta Timur, Zainuddin, kepada opininews.com, mengatakan, membuat kebijakan pendidikan kedokteran yang murah dan terjangkau umumnya lapisan masyarakat adalah solusi yang harus ditempuh pemerintah bila serius ingin menyelesaikan pemerataan distribusi dokter dan dokter spesialis. Dan itu artinya pemerintah perlu mengalokasikan anggaran untuk membiayai pendidikan kedokteran. baca berita sebelumnya: Biaya Pendidikan Mahal Dokter Berpikir Pragmatis daripada Kemanusiaan "Sehingga anak-anak dari daerah dan pelosok pun bisa mengenyam pendidikan kedokteran. Setelah itu pemerintah bisa memaksa mereka bekerja di daerah masing-masing," pungkasnya. ( Sft Endrawan )  

Editor: Administrator

Bagikan melalui
Berita Lainnya
Kepala Desa Tarajusari Tingkatkan Kualitas Warganya Sesuai Arahan Bupati Bandung
Bupati Turun Ke Aliran Irigasi untuk Melihat Kondisi yang di Laporkan Masyarakat
Desa Nagrak jadi Contoh Kemandirian Koperasi Desa di Kabupaten Bandung
DPRD dan Pemkab Bandung Peduli dan Bahas Aksi Pornografi yang Meresahkan Warga
Bupati Dukung Bapenda Sosialisasi Kepada Wajib Pajak Agar Patuh dalam Membayar Pajak