Rotasi di Tubuh Polri

AKBP Ardi Jadi Kapolres Morowali

foto

Saufat Endrawan

H. Abdul Kadir ( Kiri ) Bersama AKBP Ardi Raharnanto, SE, S.Ik

Opininews.com, Jakarta --Kasatreskrim Polrestro Tangerang Kota, AKBP Ardi Rahananto, SE, SIK, M.Si mendapat promosi sebagai Kapolres Morowali Polda Sulteng, berdasarkan Telegram Kapolri No. STR 1508 tertanggal 28 Juli 2021.

Rencananya, sertijab perwira yang dekat dengan insan media dan tokoh masyarakat ini, akan berlangsung pada senin (9/8) pagi.

Mantan Kasatreskrim Polresta Bekasi dan Kapolsek Kebayoran Lama ini, menduduki posisi Kasatreskrim Polrestro Tangerang Kota, hanya empat bulan, sebelum menjadi orang nomor satu di jajaran Bhayangkara Morowali.

"Lulusan Akpol 2003 ini adalah sosok yang mengayomi, humoris, smart dan begitu dekat dengan Masyarakat di manapun ia bertugas dan ditempatkan. Prestasinya berderet dalam mengungkap berbagai kasus berat," kata tokoh Bekasi H. Abdul Kadir, kepada www.opininews.com, Rabu (5/8).

Ardi yang mengawali tugas di jajaran Polda Papua ini pernah bertugas di luar Polri, yakni sebagai penyidik di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Setelah mengungkap berbagai kasus korupsi, ia ditarik kembali ke jajaran reskrim di Polda Metro Jaya," jelas Ketua Umum BerNas ini.

Abdul Kadir menyebut, warga masyarakat Morowali dipastikan akan memperoleh Kapolres yang berwawasan luas, cerdas dan kerap memberi solusi atas berbagai persoalan yang berkembang di tengah publik.

"Sementara warga Bekasi dan Tangerang pun akan merasa kehilangan sosok polisi dengan senyum manis dan lesung pipi ini," pungkasnya.

( Dadan H )

Editor: Saufat Endrawan

Bagikan melalui
Berita Lainnya
Dr. H. Cecep Suhendar Sikapi Tulisan Agus Yasmin Terkait Menilai Kinerja DPRD Kab. Bandung di Opininews.com
Donny Haryono: Pasar Murah dan Bazar UKM Upaya Bantu Warga dan Wujud Sinergi Antara Aparat dan Pelaku UKM
Kang DS Miliki BIG DATA Untuk Mantau Kinerja ASN dan Pimpinan OPD di Kab. Bandung
Prabowo Subianto Tepat Berikan Amnesti dan Abolisi kepada Hasto dan Tom Lembong
Kang DS Berharap Baznas Beri Laporan Kinerja ke Big Data Agar Transparan Penggunaan Anggaran Umat