Mulai Hindari Gunakan Botol Plastik Sekali Pakai
Ketua DPRD Kab. Bandung Kampanye Penggunaan Tumbler

Saufat Endrawan
Hj. Renie Rahayu Fauzi,.SH - Ketua DPRD Kab. Bandung
OPININEWS.COM. Bandung -- Sampah Plastik, sampah yang sulit hancur dengan proses alamiah, kecuali harus di daur ulang dan dimanfaatkan kembali.
Jika sampah plastik ini sudah berada di dalam tumpukan sampah dan berada di selokan dan drainase akan membahayakan dapat membuat aliran air terhambat dan timbulkan banjir karena air meluap.
Pemerintah Indonesia saat ini tengah membatasi penggunaan plastik. Salah satu upaya diantaranya dengan mulai membawa tumbler.
Gerakan membawa tumbler ini telah beberapa bulan lalu mulai dilakukan Anggota DPRD Kabupaten Bandung dan di sosialisasikan juga kepada segenap masyarakat Kabupaten Bandung.
Penggerak Kampanya penggunaan tumbler ini di pimpin langsung Ketua DPRD Kabupaten Bandung. Hj. Renie Rahayu Fauzi, SH.
Srikandi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Bandung. Renie Rahayu Fauzi kepada www.opininews.com, Rabu (20/5/2026) menegaskan, kampanye membawa tumbler bertujuan mengurangi volume sampah plastik sekali pakai, menghemat pengeluaran harian, serta menjaga kualitas asupan air agar lebih higienis.
"Jika sudah terbiasa bawa tumbler, dapat menjadi langkah awal yang efektif untuk membangun gaya hidup ramah lingkungan," jelasnya. Diakui Renie gerakan bawa tumbler, di mulai dari 55 Anggot DPRD Kabupaten Bandung dan Staff Sekretriat DPRD Kabupaten Bandung. Kemudian di tetapkan di lingkungan sekolah demi mengurangi limbah plastik.
"Mudah-mudahan dengan gerakan ini, tak ada bekas botol plastik, botol minuman, plastik sekali pakai bekas minuman, jus, teh manis, sirop dan lainnya tak lagi berceceran di jalanan. Dengan menbawa tumbler. Maka tumbler ini tempat minuman warga yang bisa di bawa kemana-mana," jelas Renie.
( Saufat Endrawan )
Editor: Saufat Endrawan